BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 05 DESEMBER 2025 • 19:03 WIB

Lee Jae Myung Pertimbangkan Permintaan Maaf ke Korea Utara Terkait Operasi Drone

Lee Jae Myung Pertimbangkan Permintaan Maaf ke Korea Utara Terkait Operasi DroneLee Jae Myung Pertimbangkan Permintaan Maaf ke Korea Utara Terkait Operasi Drone

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung mengisyaratkan kemungkinan permintaan maaf kepada Korea Utara terkait dugaan operasi drone yang dilakukan pemerintahan sebelumnya di bawah kepemimpinan Yoon Suk Yeol.

Baca juga: Kritik Terhadap Penangkapan Direktur Lokataru: Komnas HAM dan DPR Suarakan Kepedulian

Pernyataan ini menimbulkan spekulasi mengenai tujuan politik Lee dan dampaknya bagi hubungan antar-Korea.

Pernyataan Lee Jae Myung dan Konteks Sejarah

Dalam pernyataannya pada peringatan satu tahun kudeta gagal oleh mantan Presiden Yoon Suk Yeol, Lee menegaskan pentingnya meredakan ketegangan dengan Korea Utara.

Ia menyatakan, "Saya pikir kita perlu meminta maaf, tetapi saya belum bisa mengatakannya karena khawatir itu dapat digunakan untuk mencemarkan nama saya atau memicu pertempuran ideologis," seperti yang dilansir oleh The Associated Press.

Permintaan maaf ini muncul di tengah proses hukum yang berlangsung terhadap Yoon dan dua pejabatnya yang terlibat dalam misi drone serta penyebaran balon propaganda.

Media lokal melaporkan bahwa selama masa kepemimpinan Yoon, militer Korea Selatan menerbangkan selebaran ke wilayah Korea Utara, meskipun klaim tersebut tidak pernah dikonfirmasi oleh pihak militer.

Upaya Meredakan Ketegangan dan Respons Korea Utara

Sejak dilantik pada bulan Juni, Lee telah menunjukkan keinginan untuk memperbaiki hubungan dengan Korea Utara, termasuk mengurangi aktivitas propaganda dan melarang penerbangan balon selebaran oleh para aktivis.

Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil

Namun, sikap tersebut belum mendapatkan respons positif dari Korea Utara yang nampaknya skeptis terhadap itikad baik Lee.

Sementara itu, Lee juga mengajukan penangguhan latihan militer bersama Amerika Serikat sebagai langkah untuk menarik Korea Utara kembali ke meja perundingan, meski hal ini bisa menimbulkan kritik dari kalangan konservatif di dalam negeri.

Ketegangan militer dan isu keamanan antara kedua negara masih dianggap sebagai tantangan utama dalam mencapai rekonsiliasi yang diinginkan.

Kritik terhadap Ketidaktahuan Mengenai Tahanan di Korea Utara

Di tengah upaya rekonsiliasi, Lee mendapat kritik setelah mengaku tidak mengetahui keberadaan enam warga Korea Selatan yang ditahan di Korea Utara.

"Benarkah ada warga negara Korea yang ditahan?" ujarnya ketika ditanya oleh wartawan, mengagetkan keluarga para tahanan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Lee Jae Myung Pertimbangkan Permintaan Maaf ke Korea Utara Terkait Operasi Drone

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!