Insiden Penembakan Menggunakan Airsoft Gun di Bandung: Tiga Korban Berjatuhan
Aksi penembakan menggunakan airsoft gun terjadi di Jalan Logam, Kota Bandung, pada Rabu sore, mengakibatkan tiga warga menjadi korban. Insiden ini berlangsung di depan Masjid Al Hidayah dan mengejutkan para pengendara serta pejalan kaki.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Sekelompok pelaku, yang diduga berjumlah empat orang, mendekati dan menembakkan senjata ke arah korban. Suara letusan sebanyak lima kali ini menyebabkan dua korban mengalami luka di kaki dan satu lainnya di kepala.
Peristiwa ini berlangsung pada pukul 17.30 WIB ketika ketiga korban sedang dalam perjalanan pulang. Pelaku mendekati mereka dengan menggunakan sepeda motor dan tanpa peringatan langsung menembak.
Setelah kejadian, ketiga korban berusaha mencari pertolongan. Usaha warga untuk membantu membuat insiden ini cepat terpantau oleh polisi.
Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari
Unit Reskrim Polsek Buahbatu melakukan penyelidikan dan menangkap dua orang terduga pelaku pada Kamis malam, sehari setelah kejadian. Kapolsek Buahbatu, Kompol Rezky Kurniawan, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan atas perintah Kapolrestabes Bandung.
Pihak kepolisian juga menyita barang bukti berupa airsoft gun yang digunakan dalam penembakan dan senjata tajam lainnya. Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap para saksi dan pelaku.
Pengembangan kasus ini masih menjadi fokus kepolisian. Kapolsek Rezky menyatakan bahwa mereka belum bisa mengungkapkan motif di balik aksi pelaku yang menciptakan ketakutan di masyarakat.
Masyarakat diharapkan tetap tenang dan kooperatif memberikan informasi agar pihak berwajib dapat menyelesaikan kasus ini dengan baik serta memastikan keamanan publik.
Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: