Pemerintah Indonesia Pastikan Anggaran Cukup Hadapi Banjir di Sumatra
Pemerintah Indonesia baru-baru ini mengonfirmasi bahwa anggaran negara cukup untuk menangani bencana banjir yang melanda Sumatra. Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Jakarta.
Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain
Meskipun ada banyak tawaran bantuan internasional, pemerintah tetap optimis dapat mengelola situasi ini tanpa dukungan dari luar.
Menteri Prasetyo Hadi menegaskan bahwa anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) mencakup dana siap pakai untuk kesiapsiagaan bencana. 'Cukup. Jadi kan di dalam APBN itu ada yang namanya Dana Siap Pakai yang memang diperuntukkan untuk kesiapsiagaan kebencanaan,' ungkapnya.
Menteri Pras melanjutkan bahwa dana siap pakai yang tersedia saat ini mencapai sekitar Rp500 miliar dalam dua hari terakhir. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menangani berbagai bencana alam yang mungkin terjadi.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Karena Kondisi Jakarta yang Tidak Kondusif
Menteri Pras juga menekankan bahwa jika diperlukan, pemerintah siap untuk menambah dana siap pakai guna mendukung penanganan bencana. 'Dan ini juga termasuk berlaku kepada beberapa K/L terkait. Contoh misalnya TNI maupun Kepolisian yang kita semua melihat bahwa TNI maupun Polri salah satu garda terdepan di dalam proses penanganan bencana,' jelasnya.
Dia memastikan bahwa sumber daya keuangan untuk mendukung tindakan dari TNI dan Polri akan disiapkan. Ini menunjukkan dukungan pemerintah terhadap instansi yang berperan penting dalam penanganan bencana.
Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa hingga saat ini, pemerintah belum menerima tawaran bantuan internasional. 'Meskipun kami juga mewakili Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan terima kasih karena banyak sekali atensi dari negara-negara sahabat,' ujarnya.
Ia juga mencatat bahwa pemerintah menghargai keprihatinan yang ditunjukkan oleh negara-negara lain. Namun, pemerintah tetap merasa dapat mengelola situasi yang ada tanpa keterlibatan luar.
Baca juga: Mengapa Finfluencer Menjadi Panduan Utama Keuangan di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: