BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 03 DESEMBER 2025 • 19:05 WIB

TNI Hentikan Penyaluran Bantuan Melalui Penjatuhan Helikopter Usai Video Viral

TNI Hentikan Penyaluran Bantuan Melalui Penjatuhan Helikopter Usai Video ViralTNI Hentikan Penyaluran Bantuan Melalui Penjatuhan Helikopter Usai Video Viral

Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengambil langkah untuk menghentikan penyaluran bantuan kepada korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra melalui metode penjatuhan dari helikopter. Keputusan ini menyusul viralnya video yang menunjukkan bantuan hancur dan tercecer saat dijatuhkan.

Baca juga: Inovasi Dolby Vision 2: Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup

Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Maruli Simanjuntak, menyampaikan bahwa metode ini diambil karena keterbatasan landasan untuk mendarat. TNI berusaha untuk mencegah kejadian serupa terulang setelah menerima laporan mengenai paket bantuan yang pecah.

Evaluasi Metode Penyaluran Bantuan

Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Maruli Simanjuntak, menjelaskan bahwa penjatuhan dilakukan karena tidak adanya landasan yang memadai. "Jadi heli itu tidak bisa mendarat di manapun, jadi harus landasannya harus siap. Jadi karena kondisi bantuan harus diberikan, kita coba untuk dilempar," kata Maruli di Lanud Halim Perdanakusuma.

TNI merespons terhadap laporan berbagai paket bantuan yang mengalami kerusakan dengan berupaya memastikan kejadian serupa tidak terulang. "Setelah ada yang pecah kita evaluasi lagi, sekarang kita berupaya sampai sekarang tidak terjadi lagi," tambahnya.

Instruksi untuk Keamanan Personel

Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, menekankan pentingnya menjaga keamanan personel dan peralatan saat memberikan bantuan. Hal ini diwujudkan setelah pengalaman tragis saat tiga prajurit TNI meninggal dunia dalam upaya penyaluran bantuan.

Baca juga: Transfer Kiper Baru Jadi Sorotan Manchester United dan Manchester City

"Saya tekankan dalam penanganan perbantuan agar tetap menjaga keamanan personel dan Alutsista yang digunakan," ungkap Agus, mengingatkan akan risiko yang dihadapi.

Keputusan pilot untuk menjatuhkan barang, bukannya mengembalikannya ke pangkalan, menimbulkan kekhawatiran akan kerugian yang dialami saat bantuan terjatuh tak terhindarkan.

Reaksi Masyarakat Terhadap Penyaluran Bantuan

Video yang viral menggambarkan kekecewaan warga di Desa Manalu Purba, Kecamatan Parmonangan, ketika menerima bantuan. Banyak yang menunggu di lapangan, namun justru menyaksikan barang dijatuhkan dari udara.

"Sehingga diputuskan oleh pilot, barang itu tetap di-drop, walaupun mungkin ada beberapa beras yang tercecer," jelas Agus, menyoroti kondisi tersebut.

Masyarakat tampak berusaha memungut butiran beras yang berserakan, meskipun mayoritas barang tersebut sudah hancur dan tidak layak konsumsi.

Baca juga: Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke RS Polri: Memantau Korban Aksi Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

TNI Hentikan Penyaluran Bantuan Melalui Penjatuhan Helikopter Usai Video Viral

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!