WHO Rilis Pedoman Baru Penggunaan Obat GLP-1 untuk Atasi Obesitas
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mengeluarkan pedoman terbaru mengenai penggunaan obat Glucagon-Like Peptide 1 (GLP-1) sebagai solusi untuk masalah obesitas global.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat
Pedoman ini dirilis untuk membantu mengatasi angka obesitas yang kini menyerang lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia.
Obesitas kini menjadi masalah kesehatan yang sangat signifikan secara global, dengan diperkirakan sekitar 3,7 juta kematian setiap tahunnya terkait dengan kondisi ini pada tahun 2024.
WHO mencatat bahwa obesitas memiliki dampak yang tidak hanya mengganggu kesehatan individu, tetapi juga sistem kesehatan secara keseluruhan, yang menuntut perhatian serius dari berbagai pihak.
Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari
Dalam pedoman terbaru, WHO merekomendasikan penggunaan obat GLP-1 untuk orang dewasa yang mengalami obesitas jangka panjang, namun menyatakan bahwa obat ini tidak dianjurkan untuk ibu hamil.
Menurut Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, "Obesitas merupakan tantangan kesehatan global, di mana WHO berkomitmen untuk mengatasinya."
Walaupun obat GLP-1 diharapkan dapat membantu menekan dampak obesitas, WHO menyatakan bahwa rekomendasi penggunaannya masih bersifat kondisional.
Hal ini disebabkan oleh terbatasnya data mengenai efikasi dan keamanan jangka panjang dari konsumsi obat ini.
Penting bagi pengguna GLP-1 untuk mengimbangi penggunaan obat dengan pola makan sehat dan aktivitas fisik secara rutin agar hasilnya optimal.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: