BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 02 DESEMBER 2025 • 14:47 WIB

Reuni Akbar 212 di Monas: Wadah Solidaritas dan Dukungan untuk Palestina

Reuni Akbar 212 di Monas: Wadah Solidaritas dan Dukungan untuk PalestinaReuni Akbar 212 di Monas: Wadah Solidaritas dan Dukungan untuk Palestina

Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta Pusat, pada 2 Desember 2025, mengusung tema 'Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Para Penjahat dan Memerdekakan Palestina dari Penjajah'. Acara ini lebih dari sekadar kenangan, menjadi momen penting untuk menyuarakan solidaritas umat Islam dan isu sosial-politik yang tengah berkembang.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz

Ketua Steering Committee, Ahmad Sobri Lubis, menekankan pentingnya dukungan terhadap kemerdekaan Palestina, dengan harapan menghasilkan dukungan moral yang nyata bagi rakyat Palestina. Ia mengingatkan agar dukungan ini tidak disalahgunakan oleh kepentingan tertentu.

Tema dan Pesan Kegiatan

Reuni Akbar 212 kali ini memiliki tema yang sangat penting, khususnya dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Ahmad Sobri Lubis, selaku Ketua Steering Committee, dalam konferensi pers menyatakan, "Sikap pemerintah dan rakyat Indonesia sama, mendukung kemerdekaan Palestina."

Sobri menegaskan bahwa acara ini diharapkan dapat menghimpun energi umat dan pemerintah untuk bersatu dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina. "Kita mendukung dan kita mengawal bagaimana arah dukungan yang dilaksanakan oleh pemerintah supaya tetap menjadi produktif untuk kemaslahatan kemerdekaan bangsa Palestina," tambahnya.

Harapan dari acara ini adalah menghasilkan dukungan moral yang signifikan bagi rakyat Palestina, serta memperkuat konsolidasi solidaritas di kalangan umat Islam. "Kita ingin misalnya ada hal-hal yang sangat positif untuk dirasakan oleh seluruh rakyat Palestina," ungkapnya.

Menghadapi isu sensitif ini, Sobri mengingatkan agar dukungan yang diberikan oleh Indonesia tidak ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu dengan kepentingan yang berbeda. "Isunya sangat sensitif. Jangan sampai ditunggangi kepentingan, misalnya kepentingan Israel," tutupnya.

Waktu dan Pelaksanaan Acara

Pembukaan acara Reuni 212 tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, dimulai sejak waktu Magrib dan berlangsung hingga malam. Ketua Panitia, Habib Muhammad Alattas, menyebutkan bahwa perubahan waktu ini diambil karena 2 Desember jatuh pada hari kerja.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil

Acara akan dipusatkan di silang Monas, dengan pintu masuk dari Pintu Tenggara. Area jamaah pria dan wanita akan dipisahkan untuk menjaga kenyamanan selama acara berlangsung.

Masyarakat yang ingin datang diimbau untuk sudah berwudu, agar dapat langsung mengikuti salat magrib berjamaah. "Tamu diimbau datang sudah dalam keadaan berwudu. Namun panitia juga menyiapkan fasilitas wudhu dan sarana penunjang lainnya," jelas Habib Muhammad.

Peserta diharapkan membawa perlengkapan shalat dan menjaga kebersihan. Panitia juga menyediakan bendera Merah Putih, bendera Palestina, dan bendera tauhid putih sebagai simbol tema tahun ini.

Undangan dan Kehadiran Tokoh Nasional

Terkait kehadiran tokoh nasional, juru bicara Presidium Alumni 212, Aziz Yanuar, mengungkapkan bahwa beberapa tokoh telah diundang untuk menghadiri acara ini. Di antaranya Presiden Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

"Pak Presiden kami undang. Kemudian ada tokoh-tokoh yang juga kami undang, misalnya Pak Anies Baswedan," terang Aziz saat konfirmasi pada 25 November 2025, meskipun sampai saat ini belum ada respons dari pihak Istana.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Reuni Akbar 212 di Monas: Wadah Solidaritas dan Dukungan untuk Palestina

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!