BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 02 DESEMBER 2025 • 11:01 WIB

Banjir di Aceh dan Sumatera: Tanda Surut dan Upaya Penanganan

Banjir di Aceh dan Sumatera: Tanda Surut dan Upaya PenangananBanjir di Aceh dan Sumatera: Tanda Surut dan Upaya Penanganan

Banjir yang melanda wilayah Aceh dan Sumatera mulai menunjukkan tanda-tanda penyusutan setelah beberapa hari cuaca cerah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kini tengah fokus pada penyaluran akses bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan

Kepala BNPB, Suharyanto, menginformasikan bahwa meskipun banjir mulai surut, infrastruktur seperti jalan dan jembatan mengalami kerusakan yang serius. Upaya evakuasi kayu gelondongan yang masuk ke rumah warga juga sudah dimulai di Tapanuli Selatan.

Status Terkini Banjir di Aceh dan Sumatera

Kepala BNPB, Suharyanto, memperbarui informasi terkait kondisi terkini pada Selasa, 2 Desember 2025. Ia menegaskan, 'Mayoritas sudah surut karena empat hari ini cuaca cerah. Hanya infrastruktur yang putus (jalan/jembatan).'

Menurut data terkini, jumlah korban jiwa akibat bencana ini mencapai 604 orang. Pembaruan tersebut diumumkan melalui situs Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin BNPB).

Kepala Pusat Data BNPB, Abdul Muhari, menambahkan, 'Data yang tampil data ter-update.'

Baca juga: Desta Bagikan Tuntutan 17+8 Usai Hujatan Pemilu 2024

Evakuasi Kayu Gelondongan

Suharyanto juga menyatakan bahwa banyak kayu gelondongan besar yang masuk ke permukiman warga di Tapanuli Selatan. Karena itu, alat berat telah dikerahkan untuk menangani masalah tersebut.

"Kayu gelondongan besar-besar itu di Tapsel. Saya sudah masuk ke sana, alat berat lokal sudah bekerja," ujar Suharyanto.

Tim BNPB dan Kementerian Pekerjaan Umum juga telah mengerahkan mesin untuk mengevakuasi kayu-kayu tersebut, yang menjadi tantangan tambahan bagi masyarakat yang sudah terdampak banjir.

Informasi Korban dan Kerusakan Infrastruktur

Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa sekitar 1,5 juta orang terdampak banjir, dengan 570 ribu orang harus mengungsi. Data BNPB juga mencatat kerusakan infrastruktur yang signifikan akibat bencana.

"Data BNPB juga menyampaikan sebanyak 3.500 rumah rusak berat, 4.100 rumah rusak sedang, 20.500 rumah rusak ringan," ungkap Suharyanto.

Kerusakan juga meliputi 271 jembatan dan 282 fasilitas pendidikan yang terdampak, menambah kesulitan dalam penanganan bencana ini.

Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Banjir di Aceh dan Sumatera: Tanda Surut dan Upaya Penanganan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!