Tindak Lanjut Banjir Bandang di Batang Toru: BNPB Merespons dengan Cepat
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, mengungkapkan permohonan maaf setelah meninjau dampak banjir bandang di Kecamatan Batang Toru, Sumatera Utara.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Anggota Mulai 2025, Ini Tuntutan Masyarakat
Ia terkejut dengan skala kerusakan yang jauh lebih besar dari yang dilansir di media sosial saat tiba di lokasi pada Minggu, 30 November 2025.
Selama kunjungannya, Suharyanto meninjau beberapa titik yang terdampak, termasuk Desa Batu Godang dan Aek Ngadol, sebelum melanjutkan ke Desa Aek Garoga, yang merupakan wilayah dengan kerusakan terparah.
Suharyanto menggelengkan kepala beberapa kali, menunjukkan ketidakpercayaannya terhadap momen krisis yang melanda daerah tersebut.
Baca juga: Desta Bagikan Tuntutan 17+8 Usai Hujatan Pemilu 2024
Dalam keterangannya, Suharyanto menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Tapanuli Selatan dan menjelaskan bahwa kehadiran BNPB bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terkena dampak.
Namun, pernyataan sebelumnya yang menyebutkan bahwa dampak banjir hanya bersifat mencekam di media sosial mengundang reaksi negatif dari publik. Banyak orang menilai pernyataan tersebut mencerminkan kurangnya empati terhadap korban bencana.
Untuk mempercepat distribusi bantuan, BNPB mendirikan posko penanggulangan bencana di Bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara. Langkah ini dilakukan guna menjangkau daerah yang sulit diakses.
Selain itu, pemerintah juga mengerahkan helikopter dan pesawat untuk membantu penyaluran bantuan. BNPB menegaskan bahwa perhatian dan penanganan yang seimbang akan diberikan kepada masyarakat di Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Sibolga, Mandailing, hingga Natal.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: