Reuni Akbar 212 di Monas: Momen Persatuan Umat
Reuni Akbar 212 siap digelar di Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (2/12) dengan mengusung tema 'Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah'. Panitia mengundang Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah menteri untuk berpartisipasi dalam acara ini.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Acara ini bertujuan untuk menguatkan persatuan umat, yang menjadi inti dari Aksi Bela Islam 212 yang telah berlangsung sejak tahun 2016.
Acara ini bertujuan untuk menguatkan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Insaniyah di kalangan umat Islam. Ketua Steering Committee, Ahmad Shobri Lubis, menjelaskan bahwa 'Spirit 212 yang dibangun sejak sembilan tahun lalu adalah untuk menguatkan persatuan.'
Shobri menambahkan bahwa Reuni Akbar ini merupakan kelanjutan dari semangat persatuan yang terlihat di Aksi Bela Islam 212. Ia berharap acara ini bisa menjadi momentum bagi umat dan pemerintah untuk bersatu dalam suasana yang religius dan kebangsaan.
Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari
Tahun ini, rangkaian kegiatan Reuni Akbar 212 berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimulai dengan shalat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan zikir, doa bersama, dan tausiyah dari para ulama. Ini menunjukkan peningkatan dalam format acara tersebut.
Panitia juga menegaskan bahwa shalat subuh berjamaah yang biasanya menjadi penutup acara tidak lagi menjadi bagian dari rangkaian tahun ini. Perubahan ini diharapkan dapat menarik lebih banyak peserta dari berbagai lapisan masyarakat.
Panitia mengajak umat Islam dari berbagai daerah untuk ikut hadir dalam acara ini. Shobri mengungkapkan, 'Kami sudah mengundang seluruh elemen masyarakat, ormas-ormas Islam, termasuk Presiden Prabowo Subianto.'
Dalam menghadapi cuaca yang tidak menentu, peserta diimbau untuk membawa sajadah, payung, atau jas hujan, mengingat acara berlangsung pada musim hujan di Jakarta. Kehadiran tokoh masyarakat dan pemerintah diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan di antara umat.
Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy dengan Trik Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: