BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 22 NOVEMBER 2025 • 22:45 WIB

Kanker Anak di Indonesia: Tren Meningkat dan Perlunya Deteksi Dini

Kanker Anak di Indonesia: Tren Meningkat dan Perlunya Deteksi DiniKanker Anak di Indonesia: Tren Meningkat dan Perlunya Deteksi Dini

Kasus kanker pada anak di Indonesia diperkirakan mencatatkan angka yang mengejutkan, mencapai 4.000 hingga 5.000 kasus baru setiap tahunnya. Leukemia, menjadi jenis kanker yang paling umum ditemukan di kalangan anak-anak.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, WFH Dicatat

Dokter spesialis anak, dr Wisvici Yosua Samin, MSc, SpA, menegaskan bahwa meski data ini merupakan estimasi, prevalensi leukemia masih menjadi sorotan utama baik dari segi kesehatan anak-anak di Indonesia.

Estimasi Kasus Kanker Anak di Indonesia

Kasus kanker anak di Indonesia menjadi sorotan dengan estimasi tahunan berkisar antara 4.000 hingga 5.000 kasus baru. Menurut dr Wisvici, meskipun angka tersebut bersifat perkiraan, prevalensi leukemia tetap menjadi fokus utama.

Di antara anak yang sehat, insidensi leukemia diperkirakan mencapai angka 4 hingga 5 kasus per 100 ribu anak. 'Data itu bukan data nasional, karena kita memang belum punya data nasional yang lengkap,' tegas dr Wisvici.

Perlunya pengumpulan data yang lebih komprehensif menjadi kebutuhan mendesak untuk memetakan kondisi kesehatan anak secara akurat. Data yang lengkap akan sangat bermanfaat dalam merencanakan intervensi yang lebih efektif.

Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Tantang Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2026

Leukemia dan Faktor Risiko

Leukemia, atau kanker darah, menjadi jenis kanker yang paling umum pada anak-anak di tanah air. Faktor lingkungan dan predisposisi genetik berperan besar dalam meningkatnya kasus ini.

Dr Wisvici menjelaskan, 'Ada anak-anak tertentu yang punya kerentanan genetik. Mereka sudah membawa gen tertentu, sehingga sel kanker sebenarnya sudah ada sejak dalam kandungan.' Penjelasan ini menyoroti pentingnya pengawasan genetik bagi anak-anak dengan riwayat keluarga yang memiliki kanker.

Selain faktor genetik, paparan bahan kimia dan polusi juga berkontribusi terhadap meningkatnya kasus kanker. Lingkungan yang kotor dan paparan zat berbahaya dapat meningkatkan risiko anak terkena kanker.

Pentingnya Deteksi Dini

Deteksi dini kanker pada anak sangat penting guna meningkatkan peluang kesembuhan yang lebih baik. Dr Wisvici mengimbau orang tua untuk waspada terhadap gejala tertentu seperti pucat berkepanjangan, mudah memar, nyeri tulang, dan penurunan aktivitas serta nafsu makan.

Gejala seperti ini sering kali terabaikan dan dianggap remeh, tetapi bisa menjadi tanda bahwa anak memerlukan perhatian medis. Dengan kesadaran yang lebih tinggi terhadap gejala kanker, diharapkan lebih banyak anak bisa mendapatkan perawatan yang sesuai dan tepat waktu.

Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengenali tanda-tanda awal kanker merupakan langkah penting dalam penanganan yang lebih baik bagi anak-anak di Indonesia.

Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy dengan Trik Sederhana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kanker Anak di Indonesia: Tren Meningkat dan Perlunya Deteksi Dini

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!