BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 18 NOVEMBER 2025 • 17:20 WIB

Perkiraan Letusan Gunung Api Bawah Laut Axial Seamount pada 2026

Perkiraan Letusan Gunung Api Bawah Laut Axial Seamount pada 2026Perkiraan Letusan Gunung Api Bawah Laut Axial Seamount pada 2026

Para peneliti menyatakan kemungkinan letusan Gunung Api Bawah Laut Axial Seamount di lepas pantai Oregon akan terjadi antara pertengahan hingga akhir tahun 2026.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Perkiraan ini diperbarui dari estimasi sebelumnya yang menyebutkan kemungkinan letusan pada tahun 2025, di mana inflasi tanah berlangsung lebih lambat dari yang diharapkan.

Pentingnya Axial Seamount

Axial Seamount berada di Juan de Fuca Ridge, sebuah batas lempeng divergen di barat laut Pasifik AS. Ini menjadi salah satu gunung api bawah laut yang paling aktif, menjadikannya fokus penelitian yang vital bagi para ilmuwan.

Menurut Bill Chadwick, peneliti dari Oregon State University, setiap letusan di Axial Seamount diiringi oleh peningkatan seismisitas dan inflasi akibat kenaikan magma. Pemahaman ini krusial dalam mengantisipasi potensi risiko dari aktivitas vulkanik di kawasan ini.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota Dewan dan Perjuangan Masyarakat

Pemantauan Inflasi dan Seismisitas

Pada Desember 2024, ilmuwan menyadari bahwa Axial Seamount mendekati kondisi inflasi yang sama dengan sebelum letusan di dekade lalu. Meskipun demikian, mereka memprediksi letusan akan lebih lambat, direncanakan terjadi antara pertengahan hingga akhir 2026.

Chadwick mengungkapkan bahwa inflasi setelah letusan 2015 menunjukkan penurunan yang signifikan hingga hampir nol pada pertengahan 2023, namun kembali meningkat pada musim gugur 2023. "Berdasarkan tren saat ini, kami memperkirakan jendela letusan antara sekarang hingga akhir 2025," ungkapnya.

Revisi Perkiraan Letusan

Pada April 2025, laju inflasi kembali melambat, yang menyebabkan kebutuhan untuk memperbarui perkiraan sebelumnya. Chadwick menyatakan dalam laporan blognya bahwa pencapaian ambang inflasi yang tinggi mungkin memerlukan waktu lebih lama dari yang diprediksi.

Ia menambahkan bahwa Axial Seamount memiliki pola perilaku yang mirip dengan Gunung Krafla di Islandia, di mana setiap letusan dapat meningkatkan ambang inflasi. "Ini sebenarnya hanya tebakan berdasarkan pengetahuan," kata Chadwick, mencerminkan kompleksitas dalam meramalkan perilaku gunung api.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio: Polisi Komitmen Ungkap Pelaku

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Perkiraan Letusan Gunung Api Bawah Laut Axial Seamount pada 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!