BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 18 NOVEMBER 2025 • 16:44 WIB

Penyakit Autoimun: Meningkatnya Risiko pada Perempuan dan Inovasi Pengobatan

Penyakit Autoimun: Meningkatnya Risiko pada Perempuan dan Inovasi PengobatanPenyakit Autoimun: Meningkatnya Risiko pada Perempuan dan Inovasi Pengobatan

Penyakit autoimun adalah kondisi di mana sistem imun tubuh menyerang sel sehat sendiri, dengan hampir 80 persen penderitanya adalah perempuan.

Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari

Kondisi ini mencakup berbagai penyakit seperti lupus dan artritis reumatoid yang semakin meningkat dan mengganggu kualitas hidup perempuan.

Penyebab dan Jenis Penyakit Autoimun

Penyakit autoimun terjadi ketika sistem imun salah mengenali sel sehat sebagai ancaman. Lebih dari 100 jenis penyakit autoimun dapat memengaruhi individu, mulai dari yang ringan hingga berpotensi fatal.

Beberapa jenis penyakit ini termasuk Sjogren’s syndrome, lupus, rheumatoid arthritis, miositis, dan miastenia gravis. Gejala awal, seperti nyeri sendi, demam, dan kelelahan, sering kali samar, sehingga diagnosis dapat terlambat.

Diagnosis yang tepat memerlukan serangkaian tes darah dan tes antibodi, serta konsultasi dengan beberapa dokter. Ini menunjukkan pentingnya pemahaman yang lebih dalam tentang penyakit autoimun untuk penanganan kesehatan yang optimal.

Baca juga: Inovasi Dolby Vision 2: Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup

Faktor Risiko Khusus untuk Perempuan

Tinjauan Naratif dari National Institute Health mencatat bahwa perempuan lebih banyak terserang penyakit autoimun. Hal ini disebabkan oleh variasi kromosom seks dan fluktuasi hormonal yang ada pada wanita.

Perempuan memiliki dua kromosom X, yang memberi mereka risiko lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Penelitian di PubMed Central juga menyebutkan bahwa gen Kdm6a lebih aktif dalam sel imun perempuan.

Temuan ini menunjukkan adanya perbedaan respons imun antara kedua jenis kelamin. Studi dari UCLA Health menunjukkan bahwa penghilangan gen tersebut dapat meredakan peradangan dan aktivitas penyakit dalam model multiple sclerosis.

Inovasi dalam Pengobatan Penyakit Autoimun

Seiring dengan perkembangan terbaru, harapan baru untuk pengobatan penyakit autoimun yang sebelumnya bergantung pada imunosupresan mulai muncul. Beberapa inovasi pengobatan kini sedang diuji coba, seperti terapi sel dan pendekatan eksperimental CAR-T.

Terapi ini berupaya 'mereset' sistem imun dalam kondisi seperti lupus, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup penderita. Penelitian mengenai pemrograman ulang imun yang lebih teratur juga sedang dilakukan.

Inovasi lain termasuk diagnostik canggih seperti studi proteomik, yang diharapkan bisa memprediksi flare lupus secara lebih akurat, agar perawatan dapat dilakukan tepat waktu dan lebih personal.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Baru untuk Talenta Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Penyakit Autoimun: Meningkatnya Risiko pada Perempuan dan Inovasi Pengobatan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!