BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 18 NOVEMBER 2025 • 15:15 WIB

Pengetatan Kebijakan Visa AS: Dampak pada Pemohon dengan Kondisi Kesehatan Tertentu

Pengetatan Kebijakan Visa AS: Dampak pada Pemohon dengan Kondisi Kesehatan TertentuPengetatan Kebijakan Visa AS: Dampak pada Pemohon dengan Kondisi Kesehatan Tertentu

Kebijakan visa Amerika Serikat baru-baru ini mengalami pengetatan, yang berdampak pada pemohon dengan kondisi kesehatan tertentu. Pemerintah di bawah Donald Trump menginstruksikan penolakan bagi mereka yang dianggap dapat membebani sistem kesehatan AS.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Pengetatan Kebijakan Visa dan Penyebabnya

Departemen Luar Negeri AS baru-baru ini mengeluarkan instruksi yang meminta petugas konsuler untuk lebih memperhatikan pemohon visa dengan kondisi kesehatan mahal. Fokus utama terletak pada obesitas yang dapat memicu penyakit jantung, diabetes, dan gangguan pernapasan.

Menurut kebijakan ini, pemohon yang berisiko tinggi terhadap kesehatan akan ditolak. Ini menandakan perubahan besar dalam pendekatan AS terhadap imigran berdasarkan kesehatan fisik mereka.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS

Respon Publik dan Ahli Kesehatan

Kebijakan pengetatan ini tentunya mendapat reaksi negatif dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk pakar kesehatan. Erin Corcoran dari Universitas Notre Dame menyatakan, "Kebijakan tersebut mengaburkan fakta bahwa banyak imigran tidak menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat."

Barry M. Popkin juga menambahkan bahwa kebijakan ini berpotensi memperparah ketidakadilan yang sudah ada bagi kelompok minoritas. Meskipun memiliki risiko kesehatan yang serupa, mereka mungkin tidak memenuhi ambang batas tertentu pada indeks massa tubuh (BMI).

Posisi Pemerintah Amerika Serikat

Di tengah kontroversi ini, Departemen Luar Negeri menegaskan bahwa tujuan kebijakan ini adalah untuk memastikan pemohon visa mampu membiayai perawatan medis tanpa membebani pembayar pajak AS. Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan warga AS.

Juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly, menjelaskan bahwa selama lebih dari seratus tahun, kewenangan Departemen Luar Negeri untuk menolak pemohon visa yang berpotensi menggunakan layanan kesehatan publik adalah sah.

Baca juga: Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke RS Polri: Memantau Korban Aksi Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pengetatan Kebijakan Visa AS: Dampak pada Pemohon dengan Kondisi Kesehatan Tertentu

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!