Manfaat Kiwi dan Suplemen Magnesium dalam Mengatasi Sembelit
Sebuah studi oleh King's College London menunjukkan bahwa kiwi dapat menjadi solusi efektif untuk meredakan sembelit yang sering dialami banyak orang.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Anggota Mulai 2025, Ini Tuntutan Masyarakat
Selain kiwi, penelitian ini juga menekankan pentingnya suplemen magnesium oksida dalam mengurangi gejala sembelit.
Sembelit sering kali menjadi masalah kesehatan yang kompleks, dengan satu dari sepuluh orang mengalaminya secara persisten. Dr. Eirini Dimidi dari King's College London dalam laporan BBC menjelaskan bahwa ada hingga 30 gejala sembelit yang dapat dialami.
Untuk mengurangi gejala tersebut, Dr. Dimidi merekomendasikan konsumsi dua hingga tiga buah kiwi setiap hari. Ia menekankan bahwa 'Even without its skin, this fruit is still good and contains fiber,' yang berperan penting dalam menjaga kesehatan usus.
Serat dalam kiwi berkontribusi untuk meningkatkan volume feses dan mendorong kontraksi usus. Dengan mengonsumsi kiwi secara teratur, seseorang dapat membantu melunakkan feses dan mengurangi risiko sembelit.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota Dewan dan Perjuangan Masyarakat
Selain kiwi, Dr. Dimidi juga menyarankan konsumsi air mineral yang terbukti lebih efektif daripada air keran dalam meningkatkan kesehatan pencernaan. Ia menyebutkan bahwa, 'Magnesium adalah mineral penting yang bertindak sebagai pencahar.'
Suplemen magnesium oksida memiliki berbagai manfaat, termasuk mengurangi nyeri perut bagian bawah dan meningkatkan frekuensi buang air besar. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa asupan magnesium yang cukup berhubungan erat dengan kesehatan pencernaan yang baik.
Asosiasi Dietetik Inggris memberikan pujian terhadap studi ini, menyatakan bahwa 'the latest guidance is a more diet-focused and evidence-based approach to chronic constipation management.'
Selain kiwi, mengonsumsi delapan hingga sepuluh buah prem dan roti gandum hitam sebagai camilan sehari-hari juga direkomendasikan. Ini memberikan efek serupa dalam menjaga kesehatan usus.
Pola makan yang kaya serat seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian sangat dianjurkan. Mengontrol asupan cairan dan serat merupakan langkah penting dalam mencegah sembelit.
Dengan mengadopsi kebiasaan makan sehat ini, seseorang dapat meningkatkan kualitas hidup dan menjaga kesehatan pencernaan dengan lebih baik.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: