BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 15 NOVEMBER 2025 • 15:37 WIB

Kekisruhan Suksesi Keraton Surakarta: GKR Timoer Menuduh KGPH Hangabehi Berkhianat

Kekisruhan Suksesi Keraton Surakarta: GKR Timoer Menuduh KGPH Hangabehi BerkhianatKekisruhan Suksesi Keraton Surakarta: GKR Timoer Menuduh KGPH Hangabehi Berkhianat

Kekisruhan mengenai suksesi Keraton Surakarta semakin memanas setelah GKR Timoer menuduh KGPH Hangabehi melakukan pengkhianatan. Tuduhan tersebut mencuat setelah wafatnya PB XIII yang meninggalkan kebingungan mengenai kepemimpinan keraton selanjutnya.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat

KGPH Hangabehi menanggapi keras tuduhan tersebut dengan menyatakan bahwa ia sama sekali tidak dilibatkan dalam proses pengukuhan penerus takhta. Ia mempertanyakan transparansi dan keadilan dalam proses tersebut.

Ketidakpuasan terhadap Proses Suksesi

KGPH Hangabehi, sebagai putra tertua mendiang PB XIII, menyatakan ketidakpuasannya terhadap cara suksesi yang diumumkan oleh GKR Timoer. Ia mengaku tidak pernah dilibatkan dalam pembicaraan mengenai wasiat yang ditinggalkan.

"Jadi menyikapi masalah tuduhan mbakyu (kakak perempuan) Timoer pada saya kemarin yang katanya berkhianat kepada kakak-kakaknya dan juga adiknya, saya kira kurang pas," ungkap Hangabehi.

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini, belum ada kesepakatan atau diskusi yang melibatkan dirinya mengenai wasiat Sinuhun. Ini menunjukkan kurangnya transparansi yang dirasakan dalam proses suksesi keraton.

Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya

Kontroversi Pengukuhan PB XIV

Kontroversi semakin mencuat setelah pengukuhan KGPAA Hamengkunegoro atau Gusti Purboyo sebagai PB XIV dilakukan di depan jenazah PB XIII. Hangabehi berpendapat bahwa keputusan mengenai suksesi seharusnya diambil melalui musyawarah keluarga.

"Pada waktu di Parasdya Sinuhun mau diberangkatkan, saya kaget tahu-tahu ada kepyakan (pengukuhan). Di situ saya bertanya kepada Gusti Timoer 'loh ini katanya mau dibicarakan dulu, dirembuk keluarga.' Kok tahu-tahu sudah ada kepyakan," jelasnya.

Sebagai pihak yang berhak, Hangabehi merasa proses musyawarah tidak melibatkan semua pihak yang seharusnya ikut. Ia membandingkan kekacauan ini dengan suksesi sebelumnya yang juga terjadi di keraton.

Apresiasi Keluarga dan Pemerintah

Dalam situasi berkabung ini, Hangabehi menekankan bahwa saat pejabat pemerintah melayat PB XIII, tidak ada diskusi mengenai suksesi. Keberadaan mereka lebih pada memberikan dukungan dalam proses pemakaman.

"Beliau hanya menyampaikan dari keluarga besar keraton yang bisa diberikan pemerintah untuk dibantu dalam hal ini," katanya tentang keterlibatan pemerintah.

Hangabehi mengingatkan pentingnya melibatkan semua anggota keluarga dalam proses suksesi demi menghindari kesalahpahaman di masa mendatang. Keterlibatan yang kurang ini dikhawatirkan akan mengatasi ketegangan dalam sejarah panjang keraton.

Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kekisruhan Suksesi Keraton Surakarta: GKR Timoer Menuduh KGPH Hangabehi Berkhianat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!