Alwi Farhan Terhenti di Kumamoto Masters 2025, Harapan Kini Beralih ke Gregoria
Alwi Farhan harus menghentikan langkahnya di Kumamoto Masters 2025 setelah kalah di babak kedua dari Wang Tzu Wei, wakil Chinese Taipei.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Pertandingan yang digelar di Kumamoto Prefectural Gymnasium ini berakhir dengan skor 19-21 dan 12-21, menjadikannya salah satu momen yang mengecewakan bagi tim Indonesia.
Alwi Farhan memulai pertandingan dengan performa yang menjanjikan, unggul 11-4 di interval pertama dan bahkan memperlebar jarak menjadi 15-5.
Seiring berjalannya waktu, performanya menurun dan Wang Tzu Wei mulai mengejar, hingga akhirnya Alwi kalah dengan skor 19-21 setelah sempat memimpin 18-14.
Di gim kedua, Alwi ketinggalan jauh pada interval dengan skor 3-11 dan meski berusaha mendekat, ia tidak bisa menandingi Wang yang menutup pertandingan di angka 12-21.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil
Di sektor tunggal putri, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi juga mengalami nasib serupa dengan Alwi, tersingkir di babak 16 besar melawan Asuka Takahashi.
Dhinda sempat unggul di gim pertama, namun akhirnya kalah dengan skor 21-10, 16-21, 12-21, setelah memimpin di awal.
Dengan hasil ini, Indonesia hanya mengirimkan satu wakil ke perempatfinal, yakni Gregoria Mariska Tunjung, yang akan melawan Takahashi di babak delapan besar.
Kumamoto Masters 2025 diwarnai oleh antusiasme penggemar bulu tangkis meski hasilnya tidak memenuhi harapan tim Indonesia.
Kompetisi ini menjadi ajang penting bagi atlet untuk tampil sebelum kompetisi besar lainnya, menarik perhatian karena melibatkan atlet-atlet terbaik.
Walaupun Alwi dan Dhinda terhenti, harapan kini beralih pada Gregoria Mariska Tunjung yang akan tampil dalam laga selanjutnya.
Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: