BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 13 NOVEMBER 2025 • 13:55 WIB

Korlantas Polri Siapkan Operasi Zebra 2025 untuk Tertibkan Lalu Lintas

Korlantas Polri Siapkan Operasi Zebra 2025 untuk Tertibkan Lalu LintasKorlantas Polri Siapkan Operasi Zebra 2025 untuk Tertibkan Lalu Lintas

Korlantas Polri akan melaksanakan Operasi Zebra 2025 mulai dari tanggal 17 hingga 30 November 2025. Operasi ini bertujuan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menjelaskan bahwa langkah ini diharapkan dapat meningkatkan disiplin berlalu lintas menjelang libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Tujuan dan Pendekatan Operasi Zebra 2025

Korlantas Polri menekankan bahwa Operasi Zebra 2025 merupakan salah satu tahap awal untuk menciptakan ketertiban di jalan raya. Dalam hal ini, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menjelaskan, "Operasi Zebra 2025 ini menjadi tahapan awal untuk menyiapkan kondisi tertib di jalan raya, sekaligus mengedukasi masyarakat agar disiplin berlalu lintas menjelang libur panjang Nataru."

Pelaksanaan operasi kali ini akan mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif, dengan memfokuskan juga pada penertiban balap liar. Korlantas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

Kesiapan untuk operasi ini disampaikan oleh Kabagops Korlantas Polri Kombes Aries Syahbudin dalam rapat evaluasi di Bandung, Jawa Barat. Kombes Aries menegaskan bahwa Operasi Zebra sangat penting dalam persiapan Operasi Lilin yang akan datang.

Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan di Layanan Gmail

Strategi Operasi dan Sasaran Utama

Kombes Aries menjelaskan bahwa Operasi Zebra 2025 memiliki tiga sasaran utama yaitu mempersiapkan Operasi Lilin, respons terhadap analisis Kamseltibcarlantas dari tiga bulan terakhir, dan penertiban balap liar yang menjadi perhatian masyarakat. Beliau menuturkan, "Operasi Zebra bukan semata penegakan hukum, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar tertib dan selamat di jalan raya."

Sebagian besar pelanggar lalu lintas berasal dari pengguna sepeda motor berusia produktif antara 26 hingga 45 tahun, dengan hasil analisis sebelumnya menunjukkan sebanyak 639.739 pelanggaran selama tiga bulan. Ini menunjukkan perlunya tindakan lebih lanjut agar masyarakat lebih patuh terhadap aturan berlalu lintas.

Implementasi dan Teknologi dalam Penegakan Hukum

Dalam rangka penegakan hukum, Korlantas berencana untuk memperluas penggunaan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Meskipun idealnya 95 persen penindakan dilakukan melalui ETLE, Kombes Aries menyatakan bahwa tilang manual masih ada dan tetap digunakan di lapangan.

"Kemarin saya sudah koordinasi dengan Dirgakkum. Tilang tetap bisa digunakan, tapi porsinya tetap 95 persen ETLE dan 5 persen manual, khusus wilayah yang belum punya ETLE statis atau untuk pelanggaran yang benar-benar perlu ditilang," ungkap Kombes Aries.

Operasi Zebra juga akan menciptakan basis data kendaraan yang terjaring penertiban melalui Sistem Informasi Satuan Operasi (SISLAOPS) Korlantas Polri. Data ini nantinya dapat diintegrasikan ke Samsat saat perpanjangan kendaraan.

Kombes Aries menekankan pentingnya menerapkan pendekatan humanis melalui teguran simpatik dalam penegakan hukum. Ia menjelaskan, "Kendaraan yang belum lengkap tidak bisa keluar sebelum dilengkapi."

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Korlantas Polri Siapkan Operasi Zebra 2025 untuk Tertibkan Lalu Lintas

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!