Lamine Yamal Dicoret dari Timnas Spanyol Usai Operasi Cedera
Lamine Yamal, winger muda Barcelona, resmi dicoret dari skuad timnas Spanyol untuk pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Georgia dan Turki. Keputusan ini diambil setelah Yamal menjalani operasi cedera pangkal paha yang memicu kritik terkait komunikasi antara pemain dan staf medis RFEF.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo Karena Kondisi Jakarta yang Tidak Kondusif
Operasi yang dilakukan pada 10 November ini dilakukan tanpa pemberitahuan kepada tim nasional. RFEF menyatakan mereka baru mengetahui tentang prosedur medis Yamal melalui laporan malam hari yang menimbulkan rasa kecewa.
Pencoretan Lamine Yamal diumumkan oleh RFEF pada 11 November 2025, setelah ia menjalani prosedur medis terkait cedera pangkal paha. Dalam pernyataan resmi, RFEF mengungkapkan kekecewaan mereka atas tindakan Yamal yang tidak memberi informasi sebelumnya kepada staf medis.
RFEF menjelaskan, 'Prosedur ini dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada staf medis tim nasional, yang baru mengetahui detailnya melalui laporan yang diterima pada pukul 22.40 malam.' Keputusan untuk mencoret Yamal dianggap demi kesehatan dan keselamatannya.
Federasi Sepak Bola Spanyol menegaskan bahwa mereka harus memprioritaskan kesejahteraan pemain, dengan menyatakan, 'Federasi Sepak Bola Spanyol memutuskan untuk melepas pemain dari skuad saat ini.'
Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Ruang Cozy dengan Trik Sederhana
Sebelum mengalami cedera, Lamine Yamal menunjukkan performa yang sangat menjanjikan bersama Barcelona. Ia telah mencetak 6 gol dan memberikan 6 assist dalam 11 pertandingan di semua kompetisi, meski telah absen dalam lima pertandingan akibat cedera yang sama.
Dalam timnas, Yamal juga berkontribusi besar dengan tampil sebanyak 23 kali, menciptakan harapan sebagai salah satu talenta muda yang paling menjanjikan di sepak bola Eropa. Kepergiannya dari skuad menjadi kehilangan yang signifikan untuk tim.
Meskipun tanpa kehadiran Yamal, La Furia Roja tetap kokoh di puncak Grup E dengan 12 poin dari empat pertandingan, mencetak 15 gol dan tidak kebobolan hingga saat ini.
Tim nasional Spanyol yang dilatih oleh Luis de la Fuente akan menghadapi Georgia di Tbilisi pada hari Minggu mendatang. Kemudian, mereka akan menjamu Turki di Sevilla pada hari Rabu berikutnya.
Walau kehilangan Yamal, tim tetap optimis untuk mempertahankan momentum positif dan meraih hasil terbaik dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. Fokus penuh diberikan kepada pertandingan mendatang.
Pelatih, anggota staf, dan pemain percaya bahwa peluang ini bisa menjadi ajang bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuannya dan memberikan kontribusi maksimal demi menjaga posisi puncak klasemen.
Baca juga: Mengapa Finfluencer Menjadi Panduan Utama Keuangan di Era Digital
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: