Ambruknya Jembatan Hongqi di China: Longsor Jadi Penyebab Utama
Jembatan Hongqi yang baru di barat daya China ambruk ke sungai pada Selasa, 11 November 2025, setelah longsor di sekitar lereng pegunungan. Untungnya, tidak ada korban jiwa karena jembatan sudah ditutup untuk kendaraan sehari sebelumnya.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Peristiwa mengejutkan ini mengingatkan kembali akan pentingnya pemeliharaan infrastruktur di tengah suhu ekstrem dan ancaman bencana alam yang semakin meningkat. Jembatan sepanjang 758 meter itu merupakan bagian penting dari jaringan jalan yang menghubungkan wilayah tengah China dengan Tibet.
Menurut laporan The Global Times, longsor yang terjadi di lereng pegunungan menyebabkan retakan dan pergeseran tanah yang berujung pada ambruknya jembatan ini. Rekaman video menunjukkan proses runtuhnya bagian jembatan yang terletak di sisi lereng gunung.
Keberadaan puing-puing di lokasi ambruk menunjukkan dampak signifikan dari longsor tersebut. Tim inspeksi melakukan evaluasi mendalam terhadap kondisi lereng pegunungan sekitar untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Anggota Mulai 2025, Ini Tuntutan Masyarakat
Pihak berwenang bertindak cepat dengan mengevakuasi kendaraan yang terjebak di atas jembatan sebelum insiden tersebut terjadi. Bahkan, mereka juga memasang rambu peringatan untuk mencegah akses tanpa izin ke area berbahaya.
Sichuan Road & Bridge Group, perusahaan yang membangun jembatan, mengonfirmasi bahwa proyek tersebut baru saja selesai awal tahun ini dan belum memberikan informasi spesifik tentang waktu pembukaan kembali jalan.
Insiden ambruknya Jembatan Hongqi meningkatkan kekhawatiran terhadap kestabilan infrastruktur di China, terutama di era kini dengan frekuensi bencana alam yang kian meningkat. Dalam beberapa bulan terakhir, kejadian serupa juga terjadi di berbagai wilayah, seperti ambruknya jembatan rel di Provinsi Qinghai yang telah menewaskan 12 pekerja.
Bencana seperti ini menyoroti kebutuhan mendesak akan evaluasi dan pemeliharaan infrastruktur yang lebih baik, agar tragedi yang sama tidak terulang dalam waktu dekat. Warga pun mulai menaruh perhatian lebih terhadap kualitas dan keamanan infrastruktur yang ada di sekitar mereka.
Baca juga: Inovasi Dolby Vision 2: Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: