Pembinaan Ideologi Pancasila untuk Calon WNI: RUU BPIP Sedang Dibahas
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI baru saja mengadakan rapat Panitia Kerja untuk membahas RUU tentang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Draf tersebut mencakup kepastian bahwa calon warga negara Indonesia (WNI) akan mendapatkan pembinaan ideologi Pancasila.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS
Regulasi ini diatur dalam Pasal 4 RUU BPIP huruf p, yang menekankan pengcoordination penyelenggaraan pembinaan kepada calon WNI. Ketua Baleg, Bob Hasan, menilai pembinaan ini sangat penting untuk mendukung proses naturalisasi.
Dalam rapat yang berlangsung di Senayan, Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan, mengungkapkan betapa pentingnya pembinaan ideologi bagi calon WNI. 'Ini kan, jadi ini pasal 4 ini tugas ya, pertama adalah membantu presiden,' ujarnya.
Bob Hasan juga mempertanyakan siapa yang akan melaksanakan program ini, apakah dari Kementerian Hukum atau BPIP. Penentuan ini menjadi penting karena pembinaan ideologi adalah bagian integral dari proses naturalisasi.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Tenaga ahli (TA) di DPR RI menjelaskan bahwa selama ini pembinaan ideologi Pancasila dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkum. Namun, dalam draf RUU baru, dikatakan bahwa materi pembinaan akan disiapkan oleh BPIP.
'Sebagaimana sudah dibahas sebelumnya masukan dari Bapak Ibu sekalian, selama ini fungsi dari naturalisasi itu dilaksanakan oleh Direktorat AHU di Kementerian Hukum,' papar TA. Hal ini menegaskan pentingnya kerjasama antara kementerian dalam menyelenggarakan pembinaan ideologi.
Dalam penjelasan tersebut, diinformasikan bahwa sebelumnya pihak yang dinaturalisasi hanya mendapatkan pembelajaran Pancasila yang terbatas. TA menjelaskan, 'Kalau selama ini hanya sekilas sekali, Pak, jadi tidak mendalam.'
Karenanya, calon warga negara diharapkan mendapatkan pendidikan yang memadai mengenai Pancasila. BPIP diharapkan dapat menyusun materi yang tepat untuk pembinaan ideologi kepada calon WNI.
Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: