BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 05 NOVEMBER 2025 • 10:53 WIB

Zohran Mamdani: Harapan Baru di New York di Tengah Gelombang Politik

Zohran Mamdani: Harapan Baru di New York di Tengah Gelombang PolitikZohran Mamdani: Harapan Baru di New York di Tengah Gelombang Politik

Warga New York bersiap menyukseskan pemilihan wali kota baru pada 4 November 2025, dengan sosok muda Muslim, Zohran Mamdani, sebagai calon terkuat. Di tengah gejolak politik yang melanda masa jabatan kedua Presiden Donald Trump, Mamdani menjadi wajah baru yang dinanti.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz

Mamdani, seorang sosialis demokrat berusia 34 tahun, menciptakan gebrakan besar setelah memenangkan pemilihan pendahuluan Partai Demokrat. Kampanye yang fokus pada penurunan biaya hidup dan pembangunan ekonomi telah menarik perhatian pemilih muda dengan pendekatan media sosial yang personal.

Kampanye dan Dukungannya

Mamdani, meskipun sebelumnya tidak dikenal luas, berhasil mengejutkan banyak pihak dengan kemenangannya di pemilihan pendahuluan. Ia mendeskripsikan dirinya sebagai sosialis demokrat dan menggalang dukungan dengan fokus pada isu-isu yang dekat dengan masyarakat.

Kampanye ini mengambil pendekatan personal melalui penggunaan media sosial untuk menjangkau pemilih muda. Dengan cara ini, Mamdani bisa menciptakan hubungan yang lebih akrab dengan konstituennya, menjadikannya sebagai pemimpin yang relatable bagi generasi baru.

Serangan dari Trump

Menghadapi tantangan politik, Mamdani juga menjadi sasaran serangan dari Presiden Trump, yang menyebutnya dengan sebutan yang sangat merendahkan, 'pembenci Yahudi'.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Pulih

Dalam sebuah unggahan di media sosialnya, Trump mengungkapkan pandangannya yang kontroversial, 'Setiap orang Yahudi yang memilih Zohran Mamdani, yang sudah terbukti dan mengaku sebagai PEMBENCI YAHUDI, adalah orang bodoh!!!'.

Serangan ini menggambarkan ketidakpuasan dari sebagian masyarakat yang menolak tren politik yang diusung oleh Mamdani.

Pengaruh Pemilihan dan Ancaman Keamanan

Dalam perkembangan terbaru, survei menunjukkan bahwa Mamdani memimpin dengan suara sekitar 44 persen, unggul dari mantan gubernur Andrew Cuomo yang kini maju sebagai calon independen. Ini menjadi indikasi bahwa banyak warga New York yang menginginkan perubahan.

Namun, pemilihan ini tidak lepas dari ancaman keamanan yang mengganggu, termasuk email berisi ancaman bom di beberapa lokasi pemungutan suara di New Jersey. Situasi ini menyebabkan beberapa tempat pemungutan suara terpaksa ditutup sementara, menimbulkan ketegangan di kalangan pemilih.

Dalam menghadapi tantangan ini, Denise Gibbs, seorang dokter fisioterapi asal Brooklyn, mengekspresikan harapannya agar masyarakat bisa bersatu demi perbaikan kehidupan keluarga kelas pekerja.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Zohran Mamdani: Harapan Baru di New York di Tengah Gelombang Politik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!