Waspadai Penyakit Musim Hujan: Lima Ancaman dan Cara Pencegahannya
Musim hujan memang membawa berkah, tetapi juga meningkatkan risiko berbagai penyakit. Masyarakat perlu waspada karena ada penyakit yang sering muncul selama musim ini, seperti demam berdarah dan infeksi pernapasan.
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online: Menuju Jalur Pidana
Untuk tetap sehat, penting mengetahui cara mencegah penyakit-penyakit ini. Berikut adalah lima penyakit yang patut diwaspadai dan beberapa tips pencegahannya.
Demam berdarah dengue (DBD) adalah salah satu penyakit yang paling umum terjadi di Indonesia selama musim hujan. Penyakit ini disebar oleh nyamuk Aedes aegypti yang berkembang biak di genangan air.
Gejala DBD biasanya muncul dengan demam tinggi, nyeri otot, dan sakit kepala. Untuk mencegahnya, penting untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan menguras tempat-tempat yang dapat menampung air.
Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) juga meningkat saat musim hujan. Virus dan bakteri cenderung menyebar lebih cepat ketika udara lembab dan suhu rendah.
Gejala yang sering muncul adalah batuk, pilek, dan sesak napas. Pencegahan yang bisa dilakukan antara lain dengan menjaga kebersihan tangan dan menghindari kontak dengan orang yang sakit.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Selama Hampir 7 Jam Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji 2024
Musim hujan juga dapat menyebabkan meningkatnya kasus penyakit diare, terutama jika air minum terkontaminasi. Bakteri dan virus dapat dengan mudah menyebar melalui air dan makanan.
Penting untuk memastikan air yang dikonsumsi bersih, serta mencuci tangan sebelum makan. Memasak makanan hingga matang juga dapat membantu mencegah infeksi.
Leptospirosis adalah infeksi bakteri yang umumnya terjadi setelah banjir. Penyakit ini dapat ditularkan melalui air yang terkontaminasi urin hewan, terutama tikus.
Gejala termasuk demam, nyeri otot, dan terkadang pendarahan. Untuk mencegahnya, hindari kontak dengan air yang mungkin terkontaminasi, dan jika perlu, gunakan sepatu bot saat berpindah di daerah banjir.
Kelembaban tinggi pada musim hujan bisa memperburuk alergi dan asma. Jamur dan debu yang berkembang di lingkungan lembab dapat menjadi pemicu bagi banyak orang.
Untuk mengurangi gejalanya, pastikan rumah tetap kering dan bersih. Penggunaan dehumidifier bisa menjadi solusi untuk menjaga kelembapan udara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: