Aksi Nekat Bocah di Tol Batang-Semarang Viral di Media Sosial
Sebuah video menunjukkan sekelompok bocah nekat menghentikan kendaraan di Tol Batang-Semarang. Aksi berbahaya ini terjadi pada Senin petang di km 348 wilayah Tragung, Kandeman, Batang.
Baca juga: Status Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia: Kemenperin Belum Menerima Pengajuan
Video yang diunggah akun Instagram @batang.update itu memperlihatkan bocah-bocah berinteraksi dengan pengguna jalan, bahkan ada yang berdiri di tengah jalan tol sambil mengacungkan sesuatu.
Dalam video tersebut, terlihat beberapa anak berusaha menghentikan kendaraan yang melintas di jalan tol. Para bocah terlihat duduk santai di pinggir jalan sambil merekam aksi mereka, menyoroti kurangnya pengawasan orang tua.
Kejadian ini menjadi sorotan serius karena dapat memicu kecelakaan fatal. Banyak netizen yang memberikan tanggapan, mengingatkan tentang pentingnya keselamatan di jalan.
Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya
Dedi Mawardi, Humas PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), mengkonfirmasi bahwa pihaknya akan menindaklanjuti laporan terkait video tersebut. "Kami cek lokasi langsung dan tracing kemudian akan ditindak lanjutin," tambahnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas informasi yang diterima dan akan bekerja sama dengan pihak berwajib untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
AKP Nuryadi dari Kanit Patroli Jalan Raya (PJR) Subah Polda Jateng menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemantauan terhadap peristiwa ini. Patroli di kawasan tersebut akan ditingkatkan, terutama pada sore hari.
"Aksi itu sangat membahayakan. Kita akan melakukan peningkatan patroli, agar hal yang berbahaya dan dilarang itu tidak terjadi lagi," ungkap Nuryadi.
Ia juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat dan kerjasama dengan Polsek serta Bhabinkamtibmas untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Baru untuk Talenta Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: