BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 28 OKTOBER 2025 • 20:07 WIB

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Keraguan dan Penyelidikan yang Berlanjut

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Keraguan dan Penyelidikan yang BerlanjutProyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Keraguan dan Penyelidikan yang Berlanjut

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengungkapkan keraguan tentang proyek Kereta Cepat Indonesia–China (KCIC) Jakarta–Bandung sejak tahun 2015.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Senne Lammens

Pernyataan ini mencuat kembali setelah isu dugaan penyimpangan anggaran mulai mencuat ke publik, menarik perhatian masyarakat dan pihak berwenang.

Pertanyaan Megawati Tentang Manfaat Sosial Proyek Whoosh

Megawati Soekarnoputri menunjukkan perhatian yang konsisten terhadap proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung sejak 2015, mempertanyakan apakah proyek ini benar-benar akan memberikan manfaat bagi masyarakat.

MY Esti Wijayanti, Ketua DPP PDI-P, menegaskan bahwa Megawati telah mengingatkan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap proyek tersebut.

"Kalau soal Whoosh, saya kira Bu Mega kan sudah mengingatkan sejak awal," ungkap Esti, menyoroti kepedulian Megawati terhadap transparansi dan keuntungan sosial dari proyek ini.

Pertanyaan penting ini muncul seiring dengan keprihatinan tentang pengelolaan anggaran yang dianggap tidak transparan, membuat publik berhak mempertanyakan urgensi proyek tersebut.

Dugaan Penyimpangan Anggaran Proyek Whoosh

Isu lanskap proyek kereta cepat ini semakin memanas setelah mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, mengungkapkan dugaan penggelembungan biaya.

Baca juga: Kunto Aji : Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Diterima Seutuhnya

Mahfud mengkritik bahwa biaya per kilometer Kereta Cepat di Indonesia mencapa 52 juta dolar AS, yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan biaya di China yang berkisar antara 17 hingga 18 juta dolar AS.

"Naik tiga kali lipat, ini siapa yang menaikkan? Uangnya ke mana?" tanya Mahfud, yang menyoroti besarnya selisih biaya dan mendorong respons publik yang kritis.

Pernyataan ini semakin memperkuat desakan untuk mengusut tuntas dugaan penyimpangan anggaran yang melibatkan proyek Whoosh.

Investasi KPK dalam Penyelidikan Proyek Whoosh

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memulai langkah awal penyelidikan terhadap potensi tindak pidana korupsi terkait proyek Whoosh di awal tahun 2025.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa pihaknya telah mengumpulkan informasi terkait proyek ini, meskipun baru sekarang hal tersebut diumumkan ke publik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Keraguan dan Penyelidikan yang Berlanjut

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!