Mengungkap Cacar Air: Gejala, Penyebab, dan Perawatan
Cacar air adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus varicella-zoster, dan diketahui sangat menular, meski lebih umum terjadi pada anak-anak.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Situasi Pulih
Gejala sering kali terlihat setelah 10 hingga 21 hari pasca terpapar, dengan ruam kemerahan dan lepuhan kecil sebagai tanda khas.
Virus varicella-zoster adalah penyebab utama cacar air dan termasuk dalam kelompok virus herpes.
Penyakit ini sangat menular dan dapat menyebar melalui percikan cairan dari batuk atau bersin pengidap.
Selain melalui udara, virus ini juga dapat menular melalui kontak langsung dengan lepuhan cacar.
Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus ini kepada orang lain bahkan sebelum gejala terlihat.
Gejala awal cacar air kerap berupa demam ringan, kelelahan, dan nyeri kepala.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Senne Lammens
Setelah gejala awal tersebut, muncul ruam pada kulit yang menjadi indikator khas adanya cacar air.
Ruam sering kali mulai dari titik kecil sebelum berkembang menjadi lepuhan berisi cairan.
Setelah beberapa hari, lepuhan ini akan pecah, mengering, dan akhirnya membentuk keropeng.
Perawatan untuk cacar air lebih fokus pada pengurangan gejala karena infeksi ini biasanya sembuh dengan sendirinya.
Penggunaan obat antirasa sakit seperti parasetamol dapat membantu mengatasi demam dan nyeri yang terasa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: