NASA Pilih Blue Origin untuk Misi VIPER ke Bulan
NASA baru saja menunjuk perusahaan antariksa Blue Origin untuk mengantarkan rover VIPER ke kutub selatan Bulan.
Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Lima: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia
Misi ini menjadi bagian dari program Artemis yang bertujuan untuk kehadiran manusia yang berkelanjutan di Bulan dalam rangka langkah menuju Mars.
Rover VIPER dirancang untuk mencari dan memetakan sumber daya volatil di permukaan Bulan, terutama es air.
Temuan ini sangat penting bagi misi manusia jangka panjang, karena air dapat digunakan sebagai bahan bakar roket dan untuk kebutuhan astronot di masa depan.
VIPER akan diluncurkan menggunakan pendarat Blue Moon MK1, yang saat ini sedang dalam proses produksi oleh Blue Origin, dengan target peluncuran pada akhir 2027.
Peluncuran ini diharapkan sejalan dengan jendela sains selama 100 hari untuk eksplorasi yang lebih mendalam di permukaan Bulan.
Awalnya, proyek VIPER dibatalkan pada tahun 2024 karena kendala biaya yang signifikan, tetapi kini telah bangkit kembali dengan pendekatan kemitraan yang lebih efisien.
Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan
Nicky Fox, Associate Administrator NASA, menyatakan, 'Kami mencari cara yang kreatif dan hemat biaya untuk mencapai tujuan eksplorasi kami.'
Pendekatan ini diharapkan memperkuat kehadiran Amerika di luar angkasa dan lebih mengutamakan investasi jangka panjang.
Dengan memanfaatkan kemampuan sektor swasta, NASA dapat lebih berfokus pada misi eksplorasi yang lebih ambisius dan berpotensi.
Sehubungan dengan misi ini, Blue Origin bertanggung jawab atas desain, pengujian, dan pengantaran rover ke permukaan Bulan.
Setelah pendaratan selesai, NASA akan mengelola operasi rover dan perencanaan ilmiah untuk mengeksplorasi hasil dari misi ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: