Teguran Humor dan Peringatan Kinerja: Menyikapi Kepemimpinan Prabowo
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa ia sering mendapatkan teguran dari Presiden Prabowo Subianto, namun ia menekankan bahwa teguran tersebut lebih bersifat sapaan dalam rapat.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dikonfirmasi dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Dalam pernyataannya di Jakarta, Bahlil menyampaikan bahwa interaksi dengan Prabowo selalu diwarnai oleh nada yang berbeda, mulai dari sayang hingga perintah.
Bahlil menjelaskan bahwa setiap kali dipanggil oleh Prabowo, ia merasa ditegur namun dalam konteks yang hangat dan positif. 'Tegur apa? Ya saya setiap dipanggil pasti ditegur. Ditegur sapa, ditegur sayang, ditegur perintah,' ujarnya.
Dia menegaskan bahwa Prabowo merupakan sosok yang humoris, sehingga seringkali terdapat candaan di dalam pertemuan resmi. Hal ini menjadi penting untuk menciptakan suasana yang baik antar menteri.
Dengan adanya komunikasi yang baik, Bahlil mengharapkan harmonisasi kerja antar anggota kabinet dapat terjaga. 'Dan bapak presiden kan orangnya sangat terbuka...', kata Bahlil menambahkan.
Baca juga: Penjarahan di Rumah Politisi NasDem: Polisi Semakin Intensif Melakukan Penyelidikan
Presiden Prabowo Subianto pun mengingatkan para menterinya untuk bekerja dengan baik dan menjaga integritas. Ia menyatakan akan ada konsekuensi reshuffle bagi menteri yang tidak mendengarkan peringatan.
Dalam pernyataannya, Prabowo menyatakan, 'Satu kali peringatan masih nakal, masih nggak mau dengar, dua kali peringatan. Tiga kali, apa boleh buat, reshuffle'. Ini menunjukkan komitmennya untuk menjaga kinerja kabinet.
Prabowo juga menekankan, 'Yang kasihan rakyat Indonesia', mengindikasikan bahwa kesejahteraan masyarakat adalah fokus utamanya.
Prabowo juga mengungkapkan ketidaktakutannya terhadap potensi penolakan dari pihak-pihak yang dianggap korup. Ia menyatakan, 'Saya enggak apa-apa dibenci asal rakyat saya tidak benci saya'.
Ia tidak akan mundur meski ada ancaman demonstrasi dari para koruptor, 'Enggak ada urusan, yang penting rakyat Indonesia mendukung saya'.
Dengan keyakinan bahwa rakyat akan mendukungnya dalam perjuangan melawan korupsi, ia menegaskan, 'Saya tidak ragu-ragu, saya akan hadapi'.
Baca juga: Sherina Munaf Menyelamatkan Kucing di Tengah Kontroversi Perampokan Rumah Uya Kuya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: