BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 19 OKTOBER 2025 • 17:22 WIB

Mengenal Gangguan Pendengaran: Penyebab, Risiko, dan Solusi

Mengenal Gangguan Pendengaran: Penyebab, Risiko, dan SolusiMengenal Gangguan Pendengaran: Penyebab, Risiko, dan Solusi

Gangguan pendengaran kini menjadi masalah kesehatan yang semakin meluas di masyarakat Indonesia.

Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online

Berbagai faktor berkontribusi terhadap penurunan kemampuan pendengaran, dan penting untuk memahami cara mengatasinya.

Penyebab Umum Gangguan Pendengaran

Salah satu penyebab utama gangguan pendengaran adalah paparan suara bising dalam jangka panjang. Pekerjaan di lingkungan bising, seperti pabrik atau konser, dapat merusak sel-sel rambut di telinga bagian dalam.

Selain itu, usia juga berperan penting. Proses penuaan alami mengakibatkan penurunan fungsi pendengaran seiring bertambahnya umur, yang dikenal sebagai presbikusis.

Infeksi telinga, cedera pada telinga, dan penumpukan kotoran telinga juga dapat menjadi penyebab gangguan pendengaran yang signifikan. Mencari bantuan medis adalah langkah yang bijak jika mengalami gejala seperti nyeri atau kebisingan terus-menerus.

Baca juga: Penangkapan ‘Profesor R’ Terkait Aksi Demo Ricuh di Jakarta

Faktor Risiko yang Perlu Diwaspadai

Gaya hidup yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko gangguan pendengaran. Misalnya, konsumsi alkohol yang berlebihan dan merokok telah terbukti berkaitan dengan penurunan kemampuan pendengaran.

Kondisi medis seperti diabetes dan hipertensi juga berkontribusi terhadap gangguan pendengaran. Kedua kondisi ini dapat memengaruhi sirkulasi darah, termasuk aliran darah ke telinga, yang pada akhirnya memengaruhi pendengaran.

Demografis usia muda juga tidak kebal terhadap risiko ini. Penggunaan earphone dengan volume tinggi, terutama di kalangan remaja, bisa berpotensi merusak pendengaran permanen.

Solusi dan Pengobatan yang Tersedia

Pendengaran yang terganggu bisa diatasi dengan berbagai metode. Salah satunya adalah menggunakan alat bantu dengar yang sesuai dengan jenis gangguan pendengaran yang dialami.

Terapi suara juga dapat digunakan untuk melatih otak dalam memproses suara. Para ahli audiologi dapat memberikan bimbingan yang diperlukan dalam hal ini.

Pencegahan juga penting untuk dipahami. Menghindari paparan suara bising, menjaga kesehatan secara umum, dan melakukan pemeriksaan pendengaran secara rutin dapat membantu menjaga kemampuan pendengaran.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dikonfirmasi dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengenal Gangguan Pendengaran: Penyebab, Risiko, dan Solusi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!