BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 19 OKTOBER 2025 • 10:01 WIB

Ribuan Warga AS Demo 'No Kings', Menolak Kebijakan Trump

Ribuan Warga AS Demo No Kings , Menolak Kebijakan TrumpRibuan Warga AS Demo 'No Kings', Menolak Kebijakan Trump

Ribuan warga Amerika Serikat menggelar demonstrasi dengan slogan 'No Kings' pada Sabtu (18/10), menentang kebijakan Presiden Donald Trump. Aksi ini merambah ke berbagai lokasi, termasuk dekat kediaman Trump di Mar a Lago, Florida.

Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online: Menuju Jalur Pidana

Demonstrasi ini menjadi simbol kekuasaan rakyat dan menolak penerapan kekuasaan sewenang-wenang dari pemerintahan, dengan pesan jelas bahwa 'Amerika tidak memiliki raja dan kekuasaan ada di tangan rakyat.'

Asal Usul dan Filosofi Gerakan 'No Kings'

Gerakan 'No Kings' dideklarasikan pada 14 Juni 2023, saat perayaan ulang tahun Trump yang ke-79. Pada momen itu, aksi damai menandakan kekuatan kolektif rakyat AS dan menjadi langkah awal melawan kekuasaan otoriter.

Dalam pernyataannya, gerakan ini menyatakan, 'Kami melakukan apa yang banyak orang anggap mustahil: memobilisasi jutaan orang secara damai untuk turun ke jalan dan mendeklarasikan dengan satu suara: Amerika Tidak Punya Raja.' Hal ini menunjukkan ketidakpuasan terhadap pemerintahan yang ada.

Mengutip dari ABC News, para pendiri bangsa AS menyusun konstitusi yang menolak kewenangan tertinggi bagi satu individu. Ini menjadi landasan untuk mengingatkan kembali nilai-nilai fundamental yang mengatur pemerintahan.

Baca juga: Desta Bagikan Tuntutan 17+8 Usai Hujatan Pemilu 2024

Kondisi Sosial dan Dampak Kebijakan Trump

Sejak dilantik, banyak kebijakan Trump yang kritik karena dianggap merugikan masyarakat. Tindakan kontroversial seperti penangkapan ilegal imigran dan pengerahan Garda Nasional meningkatkan ketegangan sosial.

'Presiden mengira kekuasaan dia absolut. Tapi, di Amerika, kita tak punya raja dan kita akan mundur melawan kekacauan, korupsi, dan kekejaman,' tulis pernyataan dari No Kings. Kebijakan ini memicu protes besar dan ketidakpuasan di kalangan warga.

Tingginya angka penembakan massal dan melambungnya biaya hidup semakin menggugah masyarakat untuk turut serta dalam gerakan 'No Kings' sebagai respons terhadap kondisi yang memburuk.

Pendekatan dan Strategi Gerakan

Gerakan 'No Kings' tidak hanya mengandalkan slogan, namun berhasil memobilisasi rakyat melalui poster dan nyanyian selama unjuk rasa. Mereka menyampaikan pesan bahwa negeri ini milik rakyat, bukan individu atau kekuasaan tertentu.

'Karena negara ini bukan milik raja, diktator, atau tiran. Negara ini milik Kita, Rakyat-rakyat yang peduli, yang hadir, dan mereka yang berjuang demi martabat, kehidupan yang layak, dan kesempatan nyata,' bunyi pernyataan resmi dari gerakan tersebut.

Pengorganisasian oleh gerakan ini mencerminkan kekuatan solidaritas masyarakat dalam menanggapi praktik pemerintahan yang sewenang-wenang, menciptakan ruang diskusi nasional tentang relasi antara rakyat dan pemerintah.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Senne Lammens

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Ribuan Warga AS Demo 'No Kings', Menolak Kebijakan Trump

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!