Dugaan Penggelapan Transfer Griezmann Hantui Barcelona
Barcelona kini terjerat dalam kasus dugaan penggelapan dan suap terkait transfer Antoine Griezmann dari Atletico Madrid pada tahun 2019.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Pengadilan Kota Barcelona menemukan bukti yang menunjukkan klub ini menyuap Atletico Madrid sebesar 15 juta Euro untuk menghindari masalah hukum.
Menurut laporan dari El Mundo, penyelidikan pengadilan mengindikasikan adanya pembukuan palsu yang dilakukan oleh Barcelona saat membeli Griezmann seharga 120 juta Euro.
Bukti tersebut menunjukkan bahwa Barcelona menyuap Atletico Madrid untuk mengamankan transfer, yang dilakukan saat Griezmann masih terikat kontrak dengan klub tersebut.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS
Pembayaran suap senilai 15 juta Euro itu disamarkan sebagai 'perjanjian kolaborasi pencarian bakat muda' antara kedua klub, sebuah langkah yang mencurigakan dan menunjukkan niat buruk.
Josep Maria Bartomeu, mantan Presiden Barcelona, dilaporkan mengetahui mengenai tindakan tersebut, yang menambah kompleksitas kasus ini.
Pihak pengadilan percaya bahwa kasus ini dapat berlanjut kepada tuntutan hukum terhadap beberapa mantan eksekutif klub, mengingat seriusnya pelanggaran yang terungkap.
Barcelona, yang dikenal dengan pembelian pemain mahal seperti Ousmane Dembélé dan Philippe Coutinho, kini terjebak dalam masalah keuangan akibat utang yang menumpuk akibat transaksi-transaksi tinggi tersebut.
Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: