BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 06 OKTOBER 2025 • 19:38 WIB

Menteri Luar Negeri Swedia Soroti Perlakuan Kasar Terhadap Greta Thunberg

Menteri Luar Negeri Swedia Soroti Perlakuan Kasar Terhadap Greta ThunbergMenteri Luar Negeri Swedia Soroti Perlakuan Kasar Terhadap Greta Thunberg

Menteri Luar Negeri Swedia, Maria Malmer Stenergard, mengungkapkan keprihatinan mendalam mengenai perlakuan kasar terhadap aktivis iklim, Greta Thunberg, yang diduga dipaksa untuk mencium bendera Israel.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Stenergard menegaskan bahwa jika laporan tersebut terbukti benar, hal ini akan dihadapi dengan serius dan kementerian berupaya untuk memulangkan Thunberg secepat mungkin.

Laporan Perlakuan Kasar Terhadap Greta Thunberg

Menteri Luar Negeri, Maria Malmer Stenergard, menegaskan pentingnya menghormati keselamatan dan hak-hak konsuler warga negara Swedia, termasuk Thunberg. Ia menyebutkan bahwa laporan mengenai penyiksaan yang dialami Thunberg sangat serius dan pemerintah berkomitmen untuk memastikan keamanan serta kesehatan Thunberg selama masa penahanan.

Stenergard juga menyoroti upaya kementerian untuk memperluas akses konsuler bagi para tahanan. Ia menambahkan, "Kementerian Luar Negeri dan kedutaan sedang berupaya untuk memulangkan warga negara Swedia tersebut sesegera mungkin."

Baca juga: Desta Bagikan Tuntutan 17+8 Usai Hujatan Pemilu 2024

Dugaan Penahanan dan Paksaan

Greta Thunberg, bersama lebih dari 400 aktivis lainnya, ditahan setelah armada bantuan Global Sumud Flotilla menuju Gaza dicegat oleh pasukan Israel. Meskipun beberapa peserta telah dideportasi, proses hukum bagi yang lainnya masih berlangsung, menciptakan ketidakpastian mengenai nasib mereka.

Informasi mengenai perlakuan yang diterima Thunberg muncul setelah publikasi internasional melaporkan bahwa ia ditahan di sel dengan kondisi sanitasi yang buruk. Diketahui pula bahwa Thunberg tidak mendapatkan makanan dan air yang memadai selama penahanan.

Reaksi dan Kesaksian dari Aktivis Lain

Beberapa peserta armada lain mengkonfirmasi adanya penganiayaan yang dialami Thunberg. Aktivis asal Turki, Ersin Celik, menyatakan, "Pasukan Israel menyiksa Greta dengan kejam di depan mata kami." Celik juga menyebutkan bahwa Thunberg dipaksa untuk merangkak dan mencium bendera Israel.

Seorang jurnalis Italia, Lorenzo D'Agostino, juga membagikan pengalamannya mengenai perlakuan yang tidak manusiawi, mengangkat kekhawatiran serius tentang bagaimana pihak berwenang memperlakukan peserta armada bantuan.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dikonfirmasi dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Menteri Luar Negeri Swedia Soroti Perlakuan Kasar Terhadap Greta Thunberg

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!