Topan Super Ragasa Memicu Banjir Besar di Taiwan: 14 Tewas, 124 Hilang
Topan super Ragasa telah menyebabkan tragedi di Taiwan dengan sedikitnya 14 orang tewas dan 124 orang dilaporkan hilang.
Baca juga: Sidang Kode Etik Polri Terkait Kematian Pengemudi Ojek Online
Bencana ini terjadi setelah sebuah danau di pegunungan meluap, membanjiri kota Guangfu.
Topan super Ragasa melanda pusat wisata Hualien di Taiwan dengan membawa hujan lebat dan angin kencang.
Pada Selasa (23/9), sebuah danau penghalang meluap akibat tanah longsor dan banjir besar menghantam kota Guangfu.
Banjir yang terjadi begitu mendalam hingga jembatan jalan raya utama terputus, memicu penyelamatan segera oleh pihak berwenang.
Seorang tukang pos bernama Hsieh mengungkapkan bahwa luapan air dari danau seperti 'tsunami', memaksanya untuk berlindung di lantai dua gedung kantor pos.
Departemen pemadam kebakaran setempat telah melaporkan bahwa semua korban tewas dan hilang berasal dari wilayah Guangfu, yang sangat terdampak oleh aliran banjir.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Senne Lammens
Para pejabat menyampaikan bahwa tim penyelamat telah dikerahkan ke area yang terkena dampak, termasuk pengiriman 340 tentara militer untuk membantu evakuasi.
Sekitar 5.200 warga, atau sekitar 60 persen dari populasi Guangfu, terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Ini merupakan langkah drastis untuk memastikan keselamatan mereka di tengah situasi yang semakin memburuk.
Kepala desa Dama, Wang Tse-an, mengungkapkan, "Sekarang kacau balau. Lumpur dan batu berserakan di mana-mana."
Hal ini menunjukkan betapa parahnya dampak yang ditimbulkan oleh bencana alam ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: