youngthink.id – Air India mengonfirmasi bahwa semua penumpang dan awak pesawat yang jatuh di dekat Bandara Ahmedabad, India, pada Kamis (12/6) dinyatakan tewas. Pesawat Boeing 787-8 Dreamliner tersebut membawa 130 penumpang dan 12 anggota awak, termasuk dua pilot.
Pesawat dengan nomor penerbangan AI171 jatuh pada pukul 13.39 waktu setempat, tak lama setelah lepas landas dari Bandara Ahmedabad. Menurut laporan dari India Today, sebelum jatuh, pesawat sempat menanjak hingga ketinggian 190 meter, kemudian berbelok tajam dan menukik, hingga akhirnya meledak saat mendarat di asrama mahasiswa di distrik Meghaninagar.
Kecelakaan ini telah mengundang perhatian luas, terutama mengingat waktu lepas landas yang dekat dengan saat penyelidikan awal. Pihak berwenang setempat segera melakukan penyelidikan guna menentukan penyebab pasti dari kecelakaan ini.
Berdasarkan catatan Air India, para penumpang pesawat tersebut merupakan warga negara dari berbagai negara. Tercatat terdapat 169 warga India, 53 warga Inggris, satu warga Kanada, dan tujuh warga Portugal di dalam pesawat.
Keberagaman penumpang ini mencerminkan jangkauan internasional yang dimiliki Air India. Kecelakaan ini menambah deretan insiden tragis dalam sejarah penerbangan dengan jumlah korban jiwa yang signifikan, menciptakan duka yang mendalam di kalangan keluarga para korban.
Reaksi dari berbagai komunitas internasional dan dalam negeri menunjukkan solidaritas yang mendalam, mengingat tragedi ini berdampak besar bagi banyak keluarga. Berbagai negara telah menyampaikan ucapan bela sungkawa, menandakan perhatian global terhadap insiden ini.
Pihak berwenang di India juga berkomitmen untuk memberikan dukungan serta bantuan kepada keluarga korban dalam menghadapi kehilangan ini. Penyelidikan dalam kasus ini diharapkan bisa memberi kejelasan dan mencegah kejadian serupa di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: