BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 22 JUNI 2025 • 13:43 WIB

Iran Mengecam Serangan AS terhadap Fasilitas Nuklirnya

youngthink.id – Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengecam keras serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) terhadap tiga fasilitas nuklir utama di negaranya. Ia menyebut serangan tersebut sebagai tindakan keterlaluan yang bisa memicu konsekuensi serius bagi hubungan internasional.

Araghchi menekankan hak Iran untuk mempertahankan kedaulatan dan kepentingan nasional, serta menyatakan bahwa mereka akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melawan agresi militer dari AS.

Reaksi Iran terhadap Serangan AS

Abbas Araghchi dengan tegas menyatakan bahwa serangan AS adalah perilaku melanggar hukum. “Peristiwa pagi ini keterlaluan dan akan memiliki konsekuensi yang kekal,” ujarnya melalui media sosial, menegaskan hak Iran untuk melindungi kedaulatan bangsa.

Lebih lanjut, Araghchi menjelaskan bahwa berdasarkan Piagam PBB, Iran memiliki semua pilihan untuk membela diri. Mereka akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan dan rakyatnya, menegaskan posisi tegas Iran dalam menghadapi ancaman eksternal.

Kementerian Luar Negeri Iran juga menuduh AS telah memulai “perang berbahaya melawan Iran” melalui tindakan agresif tersebut. Mereka menekankan bahwa serangan terjadi di tengah proses diplomatik yang seharusnya diupayakan.

Tuduhan terhadap AS dan Israel

Kemlu Iran menggambarkan AS sebagai pihak yang mengkhianati proses diplomasi dan menjelaskan bahwa serangan ini merupakan demonstrasi kebijakan asing yang tidak bertanggung jawab. “Dunia tidak boleh lupa bahwa Amerika Serikat-lah yang, di tengah-tengah proses diplomatik, mengkhianati diplomasi,” tegas mereka.

Mereka juga mengutuk Israel dengan menyebut tindakan mereka sebagai genosida dan melanggar hukum, menuduh AS sebagai penggerak utama dalam konflik ini. Iran percaya bahwa tindakan ini akan berdampak serius pada stabilitas kawasan.

Sikap tegas Iran mencerminkan ketidakpuasan mereka atas kebijakan luar negeri yang dijalankan oleh pemerintahan AS saat ini. Kementerian Luar Negeri Iran bahkan meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengadakan sesi darurat untuk membahas situasi ini.

Panggilan untuk Tindakan Internasional

Selain meminta sidang darurat PBB, Iran mendesak badan internasional seperti Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) untuk mengecam serangan tersebut. Mereka menegaskan bahwa tindakan AS melanggar hukum internasional dan Piagam PBB.

Kementerian Luar Negeri Iran mengingatkan bahwa AS harus memikul tanggung jawab penuh atas dampak dari kejahatan ini. “Adalah hak sah Iran untuk melawan agresi militer AS dan untuk membela kepentingan nasional dengan segala cara yang diperlukan,” imbuh mereka.

Insiden ini semakin menambah ketegangan yang sudah ada antara Iran dan AS, yang terus berlangsung selama bertahun-tahun. Reaksi Iran menunjukkan kesiapan mereka untuk menghadapi risiko dan berusaha untuk melindungi negara mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Iran Mengecam Serangan AS terhadap Fasilitas Nuklirnya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!