youngthink.id – Piala Dunia Antarklub 2025 di New Jersey menorehkan episode duka bagi sebelas tim yang harus angkat kaki lebih awal. FC Porto dan Al Ahly menjadi dua tim terakhir yang tersingkir setelah laga seru melawan satu sama lain berakhir imbang 4-4.
Pertandingan berlangsungkan di Stadion MetLife itu penuh ketegangan dan drama, di mana kedua tim hanya bisa menempati posisi terbawah di Grup A, menyisakan kekecewaan bagi penggemar.
Selain Porto dan Al Ahly, sembilan tim lainnya sudah lebih dulu tersisih dari kompetisi ini. Atlético Madrid, Seattle Sounders, Auckland City, Los Angeles FC, Urawa Red Diamonds, Ulsan HD, Wydad AC, Al Ain, dan Pachuca juga harus mengakui kekuatan lawan di babak penyisihan.
Hasil ini menambah daftar panjang tim yang mengecewakan penggemar setelah gagal mengamankan tiket menuju babak 16 besar. Tentu saja, hasil imbang di laga pemungkas ini meninggalkan kesan pahit bagi tim-tim tersebut.
Auckland City meraih hasil terburuk di fase grup dengan tidak mencetak satu pun gol dan kebobolan 16 gol dari dua pertandingan yang dilakoni. Sebagai wakil dari zona Oseania, mereka kesulitan menghadapi tekanan dari tim-tim raksasa seperti Bayern Munchen, Benfica, dan Boca Juniors.
Mereka juga ditaklukkan di pertandingan terakhir melawan Boca Juniors, yang semakin memperburuk catatan performa mereka.
Di sisi lain, Palmeiras dan Inter Miami mengamankan dua tiket lolos ke babak 16 besar dari Grup A. Kedua tim tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan rival mereka dengan meraih hasil positif di fase grup.
Keberhasilan mereka terus menuai sorotan dan harapan di antara penggemar, yang berharap kedua tim dapat melanjutkan perjalanan mereka di turnamen prestisius ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: