BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 05 JULI 2025 • 15:37 WIB

Laporan PBB Sebut Perusahaan Besar Terlibat dalam Dugaan Genosida di Gaza

Laporan PBB Sebut Perusahaan Besar Terlibat dalam Dugaan Genosida di GazaGenerated by Journalist AI

youngthink.id – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) baru-baru ini menerbitkan laporan yang mengejutkan mengenai keterlibatan perusahaan-perusahaan besar dunia dalam dugaan genosida di Gaza, Palestina. Laporan berjudul ‘From Economy of Occupation to Economy of Genocide’ ini disusun oleh Pelapor Khusus PBB untuk situasi HAM di Palestina, Francesca Albanese.

Keterlibatan Perusahaan Teknologi dalam Pengawasan Militer

Sejumlah raksasa teknologi dari Amerika Serikat, seperti IBM, Google, Amazon, Microsoft, dan Palantir, dicatat dalam laporan sebagai penyedia teknologi pengawasan yang digunakan oleh militer Israel. IBM, misalnya, dikatakan mengelola basis data biometrik warga Palestina berkat kerjasama dengan otoritas imigrasi Israel.

Google dan Amazon berkontribusi dalam kontrak infrastruktur cloud senilai US$1,2 miliar untuk mendukung sistem militer dan pengawasan Israel. Sementara itu, Microsoft telah menyediakan sistem komputasi yang telah terintegrasi dengan militer dan kepolisian Israel sejak awal 2000-an.

Palantir juga terlibat dengan memberikan teknologi intelijen dan pemetaan yang mendukung operasi militer Israel. Bentuk keterlibatan ini menunjukkan betapa besar pengaruh korporasi dalam konflik yang berlangsung di wilayah tersebut.

Perusahaan Pertahanan yang Mendukung Aksi Militer

Laporan PBB juga mengidentifikasi perusahaan pertahanan seperti Lockheed Martin dan Leonardo S.p.A sebagai penyedia utama persenjataan untuk Israel. Di antara senjata yang disuplai adalah jet tempur F-35 dan F-16, yang digunakan dalam serangan ke Gaza sejak Oktober 2023.

Caterpillar Inc. juga dituduh memasok buldoser militer yang digunakan untuk menghancurkan bangunan di Gaza. Penghancuran ini termasuk rumah, rumah sakit, dan tempat ibadah dapat memperburuk penderitaan warga sipil di wilayah yang sudah terpuruk.

Keberadaan dan peranan perusahaan-perusahaan ini dalam konflik menyoroti komersialisasi perang yang dijalankan oleh negara dengan dukungan besar dari korporasi, menjadikan bisnis berkontribusi pada tragedi kemanusiaan yang terjadi.

Dampak Sektor Energi, Infrastruktur, dan Pariwisata

Dalam sektor energi, perusahaan seperti Chevron, Glencore, dan Drummond Company disebutkan turut berkontribusi dalam operasi militer Israel melalui penyediaan energi yang sangat penting, termasuk suplai batu bara dan gas. Keterlibatan ini tentu saja memberi dampak besar terhadap stabilitas di wilayah tersebut.

Di sisi lain, perusahaan alat berat seperti HD Hyundai dan Volvo juga terlibat dengan meratakan permukiman Palestina. Mesin-mesin yang mereka supplied diduga digunakan untuk menghancurkan area pemukiman, yang menyebabkan hilangnya lahan bagi warga Palestina.

Di sektor pariwisata, platform seperti Booking.com dan Airbnb turut memperburuk keadaan dengan mempromosikan properti di pemukiman ilegal Israel, yang menguntungkan di tengah konflik. Contohnya, Airbnb telah meningkat jumlah iklannya di Israel dari 139 pada tahun 2016 menjadi 350 pada tahun 2025, menunjukkan keuntungan komisi yang signifikan dari situasi ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags ham
BERITA TERBARU

Laporan PBB Sebut Perusahaan Besar Terlibat dalam Dugaan Genosida di Gaza

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!