BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 17 JULI 2025 • 12:35 WIB

BI Potong Suku Bunga Acuan Jadi 5,25%: Langkah Strategis untuk Pertumbuhan Ekonomi

youngthink.id – Bank Indonesia (BI) resmi mengumumkan pemangkasan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,25 persen pada Juli 2025. Langkah ini diambil untuk merespons situasi ekonomi terkini yang meliputi inflasi dan stabilitas nilai tukar.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan tiga alasan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan menurunkan suku bunga kredit perbankan.

Inflasi yang Semakin Rendah

Dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI secara virtual pada Rabu (16/7), Perry Warjiyo menjelaskan bahwa perkiraan inflasi dalam dua tahun ke depan akan relatif rendah. Target inflasi ditetapkan di kisaran 2,5 plus minus 1 persen, yang memberikan ruang lebih bagi BI untuk menyesuaikan suku bunga.

“Bahkan perkiraan inflasi inti ke depan akan tetap berada di bawah titik tengah 2,5 persen,” tegasnya, menunjukkan optimisme terhadap pengendalian inflasi.

Penurunan suku bunga tersebut diharapkan dapat membantu perbankan menyesuaikan suku bunga kredit, sehingga memudahkan masyarakat dalam mengakses pinjaman.

Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Alasan kedua di balik keputusan pemangkasan suku bunga adalah stabilitas nilai tukar rupiah. Dalam laporan pada Juni 2025, BI mencatat bahwa nilai tukar rupiah menguat sebesar 0,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Perry juga mengatakan, “Perkembangan terkini hingga pertengahan Juli 2025 menunjukkan rupiah tetap stabil di tengah meningkatnya ketidakpastian global.” Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan yang diambil saat ini menunjukkan hasil yang positif.

Stabilnya nilai tukar ini menjadi salah satu faktor penentu dalam mengambil keputusan mengenai suku bunga, karena dapat mendukung kepercayaan pasar.

Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Perry Warjiyo menyatakan bahwa perlunya kolaborasi antara BI, pemerintah, perbankan, dan dunia usaha merupakan alasan ketiga untuk pemangkasan suku bunga. Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi, ia mengimbau kepada perbankan agar menurunkan suku bunga kredit.

“Ke depan, Bank Indonesia memandang suku bunga kredit perbankan perlu terus menurun sehingga dapat mendorong peningkatan penyaluran kredit atau pembiayaan guna mendukung pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya, menekankan bahwa semua pihak perlu bersinergi.

Langkah pemangkasan suku bunga ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam jangka panjang bagi perekonomian Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

BI Potong Suku Bunga Acuan Jadi 5,25%: Langkah Strategis untuk Pertumbuhan Ekonomi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!