BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 22 JULI 2025 • 09:05 WIB

Insiden Kekerasan di Depan Markas Brimob Kukar, Cost untuk Korban Ditanggung Polri

youngthink.id – Kekerasan terjadi di depan Markas Komando Brimob Kukar, Kalimantan Timur, akibat dugaan penganiayaan terhadap warga desa oleh oknum polisi. Korban, Puji, mengalami luka memar akibat kejadian tersebut.

Komandan Pasukan Brimob II, Brigjen Pol Arif Budiman, menyatakan pihaknya siap menanggung semua biaya pengobatan untuk Puji. Dia juga mengklasifikasikan insiden ini sebagai kesalahpahaman yang diselesaikan secara kekeluargaan.

Kronologi Penganiayaan

Peristiwa ini bermula ketika Puji Friayadi, seorang pengepul pisang, mempertanyakan pemasangan balok kayu yang menghalangi akses di jalan. Setelah menanyakan hal tersebut, Puji mengaku dipukul dan diseret ke markas Brimob.

Keesokan harinya, 18 warga Desa Jonggon mendatangi markas untuk meminta klarifikasi. Malang bagi mereka, beberapa warga justru mendapat perlakuan serupa, dengan beberapa dipukul dan diancam menggunakan senapan oleh oknum Brimob.

Luka ringan hingga berat pun dialami para korban, di mana dua di antara mereka harus dirujuk ke rumah sakit. Hingga kini, sudah ada tiga warga yang melaporkan kejadian ini ke Polres Kukar.

Pernyataan Pihak Brimob

Brigjen Pol Arif Budiman menyebutkan bahwa institusinya tidak akan lepas tangan dari insiden ini. ‘Semua biaya pengobatan warga yang menjadi korban kami tanggung. Kami juga akan kunjungi langsung keluarga korban,’ ujarnya.

Kejadian ini, menurutnya, adalah murni kesalahpahaman yang sudah diselesaikan secara kekeluargaan. ‘Kita saling memaafkan,’ tambahnya.

Beliau juga menegaskan bahwa pihak Brimob akan mengawal proses hukum yang sedang berjalan dan tidak akan menghalangi langkah hukum yang diambil oleh para korban.

Dampak Sosial dan Harapan ke Depan

Brigjen Arif berharap insiden ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk menjaga hubungan baik. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan di tengah isu-isu provokatif yang beredar di media sosial.

‘Kita ini sudah lama hidup berdampingan. Hubungan baik yang sudah terjalin jangan rusak karena hoaks atau emosi sesaat,’ ungkapnya.

Pesan ini ditujukan agar warga dan pihak kepolisian saling menghormati serta menciptakan suasana yang aman untuk semua.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Insiden Kekerasan di Depan Markas Brimob Kukar, Cost untuk Korban Ditanggung Polri

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!