BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 10 AGUSTUS 2025 • 05:42 WIB

Proses Penyidikan Kasus Kematian Prada Lucky Chepril Namo: Lima Tersangka Ditahan

youngthink.id – Penyidikan kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo terus berlangsung dengan penetapan empat prajurit TNI sebagai tersangka. Keempat tersangka sudah ditahan dan saat ini dalam proses pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan peran masing-masing dalam kasus ini.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, mengonfirmasi bahwa ada kemungkinan penambahan tersangka berdasarkan hasil investigasi lanjutan. Kasus ini menarik perhatian banyak pihak, terutama keluarga yang menginginkan keadilan bagi mendiang anak mereka.

Proses Penyidikan di Kasus Kematian Prada Lucky

Brigjen TNI Wahyu Yudhayana mengkonfirmasi bahwa penyidik Pomdam IX/Udayana telah menetapkan empat tersangka dalam kasus kematian Prada Lucky. ‘Saat ini dari sejumlah personel yang diperiksa, sementara sudah ditetapkan 4 orang tersangka dan dilaksanakan penahanan,’ ungkapnya.

Keempat tersangka tersebut adalah Pratu AA, Pratu EDA, Pratu PNBS, dan Pratu ARR, yang saat ini masih dalam proses pemeriksaan untuk menentukan peran masing-masing. ‘Pemeriksaan kepada yang bersangkutan akan dilanjutkan sebagai tersangka untuk diketahui peran masing-masing sehingga dapat ditentukan pasal yang akan dikenakan,’ tambahnya.

Wahyu juga menyampaikan bahwa ada 16 prajurit lainnya yang saat ini sedang diperiksa lebih lanjut. Pihak penyidik tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut.

Keadaan Korban dan Pemakaman

Prada Lucky Chepril Saputra Namo, yang baru mengabdi selama dua bulan di TNI, diduga menjadi korban penganiayaan oleh seniornya. Ia menghembuskan napas terakhir di RSUD Aeramo, Mbay, Nagakeo setelah mengalami luka-luka yang serius.

Jenazah Prada Lucky dipindahkan untuk dimakamkan di TPU Kapadala, Kelurahan Airnona, Kecamatan Kota Raja, Kupang, NTT. Pemakaman berlangsung pada 9 Agustus 2025, di mana orang tua Lucky tak kuasa menahan tangis ketika peti jenazahnya akan ditutup.

Ibu Lucky, Sepriana Paulina Mirpey, dan ayahnya, Sersan Mayor Christian Namo, memberikan pelukan terakhir sebelum peti ditutup. ‘Sayang e, kami tidak sanggup,’ teriak keduanya di samping peti jenazah, menandakan betapa beratnya kehilangan ini bagi mereka.

Pernyataan Keluarga dan Harapan ke Depan

Dari sisi keluarga, mereka berharap kasus kematian Prada Lucky bisa terungkap dengan jelas dan pelaku kejahatan dihukum seadil-adilnya. Keluarga merasakan kehilangan mendalam atas kepergian putra mereka yang masih sangat muda.

Keluarga menginginkan agar proses hukum yang berjalan dapat berlangsung transparan dan adil, supaya kejadian serupa tidak terulang di masa depan, khususnya di lingkungan militer yang seharusnya menjunjung tinggi disiplin dan keamanan.

Dengan perhatian publik dan media yang besar, diharapkan kasus ini dapat terus berlangsung hingga menemukan titik terang dan keadilan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Proses Penyidikan Kasus Kematian Prada Lucky Chepril Namo: Lima Tersangka Ditahan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!