youngthink.id – Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini memberikan pidato penting mengenai Rancangan Undang-Undang APBN dan Nota Keuangan di gedung parlemen. Dalam pidatonya, ia menekankan betapa pentingnya menyikapi perubahan drastis dalam tata kelola dunia yang berpengaruh pada ekonomi global.
Dari sudut pandangnya, dalam sepuluh bulan pemerintahan, semua elemen bangsa telah berupaya keras menghadapi ketidakpastian yang semakin meningkat di tingkat global. Prabowo juga mengedepankan prinsip ‘my country first’ yang kini menjadi dominan dalam tatanan internasional.
Dalam pidato yang berlangsung di Gedung DPR/MPR, Presiden Prabowo mencatat bahwa tensi politik global semakin meningkat, sementara perang fisik dan tarif menjadi ancaman yang mendesak bagi ekonomi internasional.
Ia menyatakan, ‘Tata kelola dunia berubah drastis, prinsip ‘my country first’ menjadi semakin dominan, menekan ekonomi dan menimbulkan biaya tinggi bagi seluruh negara.’ Pernyataan ini sejalan dengan kondisi sulit yang dihadapi oleh banyak negara.
Meskipun tantangan tersebut, Prabowo menegaskan pentingnya persatuan pemerintah untuk melindungi rakyat. Dengan semua komponen bangsa bersatu, ia optimis bahwa ekonomi Indonesia dapat tetap stabil dan layanan publik berjalan efektif.
Dalam analisisnya tentang situasi ekonomi, Prabowo mencatat hasil positif yang dicapai pemerintah dalam menghadapi tantangan ini. Ia menyatakan, ‘Hasilnya dapat kita rasakan sekarang. Ekonomi triwulan kedua 2025 tumbuh 5,12% year on year, membaik dari triwulan pertama 4,87%.’
Ia menambah, lebih dari setengah dari pertumbuhan tersebut berasal dari peningkatan konsumsi masyarakat, yang menunjukkan optimisme dalam perekonomian. ‘Aktivitas konsumsi masyarakat meningkat 4,97%,’ ungkapnya.
Pernyataan ini mencerminkan adanya harapan dan kepercayaan masyarakat terhadap masa depan ekonomi Indonesia.
Prabowo mengekspresikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkolaborasi keras selama sepuluh bulan pemerintahan. Ia berharap seluruh elemen bangsa terus bersatu dalam mencapai cita-cita bersama.
Lebih jauh, ia mengajak semua pihak untuk menjaga semangat kolaborasi di tengah perubahan yang terus berlangsung. Dengan sinergi yang kokoh, pemerintah percaya dapat mengatasi tantangan yang ada dan mencapai keberhasilan di masa mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: