Dalam beberapa tahun terakhir, penyakit autoimun semakin banyak dialami oleh masyarakat Indonesia, termasuk penyakit lupus, rheumatoid arthritis, dan jenis lainnya.
Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Penyakit ini bisa membuat sistem kekebalan tubuh kita menjadi overreact dan menyerang sel-sel sehat dalam tubuh.
Faktor Genetik dan Keluarga
Salah satu faktor utama yang sering kali berkontribusi terhadap penyakit autoimun adalah faktor genetik. Jika ada anggota keluarga yang menderita penyakit autoimun, risiko untuk terkena penyakit serupa menjadi lebih tinggi.
Penelitian menunjukkan bahwa ada lebih dari 100 jenis penyakit autoimun, dan kecenderungan genetik dapat memicu munculnya penyakit ini di dalam keluarga.
Namun, meskipun faktor genetik menjadi penyebab, tidak semua orang dengan riwayat keluarga akan pasti mengalaminya.
Baca juga: Kerusuhan di Tamansari: Protes Berujung Kekacauan di Sekitar Kampus
Lingkungan dan Polusi
Faktor lingkungan juga tidak boleh diabaikan dalam peningkatan penyakit autoimun. Polusi udara, bahan kimia, dan paparan racun dapat mempengaruhi sistem imun seseorang.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa paparan substansi berbahaya seperti pestisida dan logam berat dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit autoimun.
Di kota-kota besar Indonesia yang padat, tingkat polusi menjadi semakin tinggi, dan ini dapat berkontribusi pada masalah kesehatan jangka panjang.
Stres dan Gaya Hidup
Stres adalah salah satu faktor yang sering diabaikan tapi berpengaruh besar pada kesehatan, termasuk kesehatan imun. Ketika seseorang mengalami stres berkepanjangan, sistem kekebalan tubuhnya bisa terganggu.
Di era modern ini, banyak orang yang hidup dengan tekanan kerja dan tantangan sehari-hari yang menguras emosi.
Gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan yang buruk dan kurangnya aktivitas fisik, juga dapat memperburuk kondisi kesehatan dan berpotensi memicu penyakit autoimun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: