Senin, 29 SEPTEMBER 2025 • 11:40 WIB

Dampak Kebiasaan Binge-Watching Drama Korea Terhadap Pola Tidur di Indonesia

Author

Dampak Kebiasaan Binge-Watching Drama Korea Terhadap Pola Tidur di Indonesia

Kebiasaan menonton drama Korea atau drakor telah menjadi fenomena global, termasuk di Indonesia, dengan dampak signifikan pada pola tidur penggemar.

Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Mendengar Aspirasi dan Tuntutan

Kajian yang dilakukan mengungkapkan bahwa binge-watching dapat mengganggu kualitas tidur, mengakibatkan banyak orang terjaga lebih larut daripada seharusnya.

Fenomena Drakor di Indonesia

Drama Korea telah menjadi salah satu bentuk hiburan paling diminati di masyarakat Indonesia. Dengan berbagai platform streaming yang menyediakan konten drakor, penonton dapat dengan mudah mengakses ribuan judul.

Popularitas drakor ini tercapai berkat alur cerita yang menarik dan kualitas produksi yang tinggi, yang pada gilirannya menciptakan ketergantungan di kalangan penontonnya untuk terus mengikuti episode demi episode.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Senne Lammens

Dampak Negatif terhadap Kualitas Tidur

Kebiasaan binge-watching sering kali berdampak negatif pada kualitas tidur, terlebih ketika penonton terjebak dalam maraton episode yang berkepanjangan. Sebuah studi dari Universitas Harvard menunjukkan bahwa kurang tidur dapat memengaruhi kesehatan mental dan fisik individu.

Salah satu dampak yang paling terlihat adalah gangguan pada ritme sirkadian tubuh. Ketika penonton terus menonton drakor hingga larut malam, paparan cahaya biru dari layar dapat menekan produksi melatonin, yang sangat krusial dalam proses tidur.

Strategi Mengelola Kebiasaan Menonton

Penting bagi penonton untuk menyadari pola menonton mereka serta dampaknya terhadap kesehatan. Menetapkan batasan waktu menonton dan memanfaatkan fitur pengingat dapat menjadi langkah strategis dalam mengelola kebiasaan ini.

Di samping itu, menggantikan waktu menonton malam hari dengan aktivitas yang tidak melibatkan layar, seperti membaca buku atau berolahraga, bisa membantu meningkatkan kualitas tidur.

Baca juga: Drama Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dan Pergerakan Tim Lain

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Ajeng

Editor
TERPOPULER
BERITA TERBARU