Mengapa Menolak Itu Penting untuk Kesehatan Mental
Menolak permintaan orang lain bukanlah hal yang mudah, terlebih jika kita khawatir menyakiti perasaan mereka. Namun, kemampuan berkata 'tidak' sangat krusial untuk menjaga kesehatan mental.
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online: Menuju Jalur Pidana
Banyak orang menemukan bahwa menolak bisa menjadi tantangan, terutama dalam budaya yang menjunjung tinggi kesopanan. Namun, belajar menolak dengan baik sama halnya dengan menjaga batasan diri sendiri.
Menolak permintaan dari orang lain merupakan bagian integral dalam menjaga kesehatan mental. Terus-menerus memenuhi permintaan orang lain dapat membuat kita melupakan kebutuhan dan keinginan kita sendiri.
Sebuah survei menunjukkan bahwa 70% orang merasa tertekan ketika tidak mampu berkata 'tidak'. Dengan mempelajari cara menolak, kita dapat menciptakan keseimbangan antara memenuhi tanggung jawab dan menjaga kesejahteraan diri.
Menolak juga berperan dalam mencegah stres berlebihan. Dengan konsisten menolak hal-hal yang tidak sesuai keinginan, kita memberi diri kita ruang untuk lebih fokus pada apa yang benar-benar penting.
Baca juga: Kerusuhan di Tamansari: Protes Berujung Kekacauan di Sekitar Kampus
Salah satu metode menolak yang efektif adalah dengan memberikan penjelasan. Mengatakan 'Saya tidak bisa membantu kali ini karena jadwal saya sudah padat' bisa membantu mengurangi rasa bersalah.
Kalimat tegas tapi sopan juga penting. Contoh seperti 'Saya lebih memilih untuk tidak ikut' atau 'Maaf, saya tidak bisa' menunjukkan ketegasan tanpa terdengar kasar.
Jika memungkinkan, tawarkan alternatif yang lebih baik. Misalnya, jika Anda tidak dapat menghadiri acara tertentu, pertimbangkan untuk menawarkan bantuan di waktu lain.
Setelah menolak, perasaan bersalah seringkali muncul. Namun, penting untuk diingat bahwa menolak bukanlah tindakan egois; itu adalah cara kita menjaga diri sendiri.
Cobalah untuk mengingat alasan di balik penolakan Anda. Jika keputusan tersebut membuat Anda lebih nyaman atau produktif, maka itu adalah langkah yang tepat.
Berlatihlah untuk bersikap ramah kepada diri sendiri. Izinkan diri Anda untuk merasa baik ketika Anda telah menetapkan batasan pribadi, karena itu adalah hak Anda.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Baru untuk Talenta Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: