Manchester City berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3-0 atas Chelsea di Stamford Bridge pada pekan ke-32 Liga Inggris. Kemenangan ini mengurangi selisih poin mereka dengan Arsenal menjadi hanya enam.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz
Tiga gol yang dicetak di babak kedua oleh Nico O'Reilly, Marc Guehi, dan Jeremy Doku menunjukkan dominasi City dalam pertandingan tersebut. Sementara itu, Chelsea kini terpuruk di posisi keenam dengan 48 poin.
Dominasi Manchester City
Pertandingan di Stamford Bridge berlangsung menegangkan, dengan kedua tim saling menciptakan peluang di babak pertama. Manchester City memberikan ancaman nyata sejak menit awal, namun tembakan Erling Haaland berhasil ditangkap oleh lini belakang Chelsea.
Sementara itu, Chelsea mencoba membalas melalui aksi Cole Palmer yang nyaris mencetak gol, tetapi tembakan sang pemain malah melebar. Kiper Gianluigi Donnarumma menunjukkan performa terbaiknya dengan menahan beberapa tembakan dari Pedro Neto dan serangan lainnya.
Kekuatan lini belakang City juga patut diacungi jempol, dengan bek muda Abdukodir Khusanov melakukan blok krusial terhadap upaya Joao Pedro. Keduanya saling berjuang untuk memecah kebuntuan di babak pertama.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Gol-Gol di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Manchester City langsung menunjukkan ketajaman ofensif mereka. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-51 ketika Nico O'Reilly berhasil mencetak gol pertama dengan menyambut umpan sundulan Rayan Cherki.
Ketajaman City berlanjut saat Marc Guehi mencetak gol kedua pada menit ke-57, berawal dari situasi bola mati di mana Cherki kembali berperan aktif memberikan umpan yang tepat untuk diselesaikan oleh Guehi.
Meskipun Chelsea berusaha bangkit dengan memasukkan beberapa pemain muda, kesalahan di lini pertahanan justru dimanfaatkan oleh City. Jeremy Doku mencetak gol ketiga pada menit ke-68, memperkokoh posisi tim tamu.
Susunan Pemain
Pertandingan ini menyuguhkan catatan menarik dalam formasi masing-masing tim. Chelsea tampil dengan formasi 4-2-3-1 yang diisi oleh Robert Sanchez sebagai kiper, dengan harapan dapat mengoptimalkan serangan dari skuad muda.
Di sisi lain, Manchester City juga menerapkan formasi yang sama, memanfaatkan lini tengah yang kuat dan serangan cepat. Pendekatan strategis ini memberikan keuntungan bagi City untuk menghadapi setiap serangan dari Chelsea.
Hasilnya, permainan lebih banyak berada di bawah kendali Manchester City, menjadikan kemenangan ini sebagai langkah vital dalam usaha mereka mengejar Arsenal di puncak klasemen.
Baca juga: Inovasi Dolby Vision 2: Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: