Pembalap MotoGP, Marc Marquez, menegaskan bahwa tujuan utamanya dalam balapan bukanlah untuk mengejar rekor Valentino Rossi.
Baca juga: Menggali Pentingnya Self Love dalam Kehidupan Sehari-hari
Setelah meraih gelar juara dunia ketiga belasinya pada MotoGP 2025, Marquez kini semakin dekat untuk mencapai gelar kesepuluh yang akan melampaui Rossi.
Rekor dan Persaingan di MotoGP
Marc Marquez, pembalap dari tim Ducati, berhasil menyamai rekor Valentino Rossi dengan meraih gelar juara dunia ke-9 pada MotoGP 2025.
Dengan kemenangan ini, Marquez berada di ambang untuk menjadi pembalap pertama yang meraih 10 gelar juara dunia, jika dia bisa menang di MotoGP 2026.
Meskipun berhasil mengejar gelar, Marquez menyadari bahwa dia masih tertinggal dalam hal jumlah kemenangan, di mana Rossi dan Giacomo Agostini masing-masing memiliki 115 dan 122 kemenangan.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengguncang Bursa
Marquez Bicara tentang Motivasi
Dalam wawancaranya dengan Gazzetta dello Sport, Marquez menyatakan, 'Saya tidak pernah turun ke lintasan dengan berpikir saya bisa menandingi satu pembalap atau yang lain.'
Ia menekankan bahwa tujuannya adalah untuk menang, bersenang-senang, dan memberikan yang terbaik di setiap perlombaan.
Menyusul cedera yang dialaminya, pandangannya tentang balapan pun bergeser, lebih fokus pada proses dan perbaikan diri ketimbang hanya pada hasil akhir.
Evolusi Pemikiran Marquez
Marquez mengungkapkan bahwa dia sebelumnya lebih mementingkan hasil balapan, tetapi kini ingin terus berkembang baik sebagai pembalap maupun sebagai pribadi.
'Saya ingin terus berkembang sebagai pembalap dan sebagai pribadi, dan melakukannya dengan cara yang membuat saya bahagia,' ujarnya.
Dengan misi ini, Marquez bertekad untuk tetap tampil kompetitif dan tidak tertekan oleh harapan dari luar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: