Tim nasional futsal U-19 Indonesia harus menerima kenyataan pahit sebagai runner-up Piala AFF Futsal U-19 2025 setelah mengalami kekalahan 1-3 di partai final melawan Thailand. Pertandingan yang berlangsung di Nonthaburi Gymnasium ini menjadi momen yang tidak mudah dihadapi bagi tim asuhan pelatih lokal.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China: Merayakan 80 Tahun Kemenangan Perang Perlawanan Rakyat
Indonesia sebelumnya berhasil mengalahkan Vietnam dengan meyakinkan di semifinal, namun langkah itu terhenti di pertandingan puncak. Pertandingan final ini berlangsung dengan intensitas tinggi dan menegangkan, terutama bagi para pemain dan pendukung setia.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan final dimulai dengan tempo yang sangat cepat, di mana kedua tim saling menyerang. Kiper Indonesia, Guntur Rochmatdhani, tampil cemerlang dengan sejumlah penyelamatan penting, terutama di awal pertandingan.
Indonesia berupaya memberikan perlawanan, tetapi serangan balik Thailand yang cepat menjadi masalah. Pada menit ke-16, Thailand berhasil mencetak gol pertama setelah memanfaatkan peluang rebound yang tidak dapat diantisipasi oleh Guntur.
Usaha Indonesia untuk membalas serangan terus dilakukan, terutama melalui Haekel Ayyasy, namun pertahanan Thailand cukup solid. Ketegangan semakin meningkat ketika Indonesia berusaha untuk menyamakan kedudukan.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota Dewan dan Perjuangan Masyarakat
Upaya Kembali Bertanding
Di penghujung babak pertama, Indonesia mendapat kesempatan emas melalui dua tendangan penalti. Sayangnya, tendangan dari Dafa Erlangga dan Fatih Zidan tidak mampu menjaringkan bola ke gawang.
Namun, keberuntungan tampak datang ketika tendangan penalti ketiga berhasil dikonversi oleh Robby, sehingga skor menjadi 1-1. Hal ini memberikan harapan baru bagi tim Indonesia untuk terus berjuang di babak kedua.
Sayangnya, Indonesia kembali dihukum dengan kesalahan penguasaan bola. Thailand memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak gol kedua mereka melalui tembakan keras yang kembali gagal diantisipasi oleh Guntur.
Penutup yang Menyakitkan
Enam menit setelah mencetak gol kedua, Thailand kembali menunjukkan dominasi mereka dengan tembakan dari Srithong yang mengoyang gawang. Kini, skor menjadi 3-1, membuat Indonesia semakin tertekan.
Meski begitu, Indonesia tidak menyerah. Tim terus menekan dengan skema power play, berusaha untuk mencetak gol tambahan agar bisa memperkecil ketertinggalan.
Namun, segala usaha tersebut tidak membuahkan hasil, dan pertandingan pun berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan Thailand. Indonesia harus puas di posisi runner-up, tidak dapat mengulangi kesuksesan timnas futsal U-16 yang sebelumnya dinyatakan sebagai juara.
Baca juga: Lari Malam: Manfaat, Tantangan, dan Tips Keamanan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: