Bulan puasa adalah waktu yang penuh berkah, tetapi juga menuntut perhatian lebih pada kesehatan, terutama dalam hal kebugaran fisik.
Baca juga: Kasus Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online: Menuju Jalur Pidana
Menyesuaikan cara dan waktu berolahraga selama Ramadan menjadi kunci untuk tetap fit tanpa mengganggu ibadah puasa.
Relevansi Olahraga Selama Puasa
Olahraga di bulan puasa ternyata membawa banyak manfaat positif untuk kesehatan tubuh. Kegiatan fisik yang tepat dapat membantu menjaga metabolisme, meskipun asupan kalori terbatas.
Selain itu, berolahraga juga dapat mengurangi tingkat stres dan membantu menjaga kesehatan mental. Dalam keadaan puasa, sangat penting untuk memilih aktivitas fisik yang sesuai agar tidak mengganggu ibadah.
Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Pertama Campuran AS-Indonesia di MLS
Jadwal Olahraga yang Ideal
Waktu berolahraga sangat krusial saat bulan puasa dan perlu disesuaikan dengan waktu makan. Idealnya, olahraga dilakukan setelah berbuka puasa atau menjelang sahur.
Berolahraga setelah berbuka mudah diakses, karena tubuh sudah terisi energi dan risiko dehidrasi bisa diminimalisir. Namun, jika lebih suka berolahraga sebelum sahur, hal ini juga bisa jadi pilihan bagi yang ingin menjaga fokus ibadah.
Penyesuaian Intensitas dan Jenis Olahraga
Penting untuk menyesuaikan jenis dan intensitas olahraga berdasarkan kondisi tubuh saat berpuasa. Kegiatan ringan seperti berjalan, yoga, atau perenggangan sangat dianjurkan.
Sebaliknya, sebaiknya hindari olahraga dengan intensitas tinggi seperti angkat beban atau HIIT. Hal ini perlu diperhatikan untuk mencegah kelelahan yang berlebihan saat menjalankan puasa, dan selalu dengarkan sinyal dari tubuh.
Baca juga: Presiden Prabowo Berikan Penghargaan bagi Polisi Terluka dalam Aksi Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: