Minggu, 08 JUNI 2025 • 11:06 WIB

Kejadian Tragis Saat Khutbah Jumat Ustaz Yahya Waloni

Author

youngthink.id – Ustaz Yahya Waloni mengantarkan khutbah Jumat yang mengangkat tema kekuatan iman sebelum meninggalkan dunia ini. Ia mengisahkan keteladanan Nabi Ibrahim yang siap mengorbankan putranya sebagai bukti kepatuhan kepada Allah.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 6 Juni, di Masjid Darul Falah, Makassar, yang dipenuhi lebih dari 200 jemaah. Usai menyampaikan khutbah selama 15 menit, ia tiba-tiba terjatuh di mimbar, membuat semua jemaah terkejut.

Insiden di Masjid Darul Falah

Pada siang hari yang diwarnai kehangatan, Ustaz Yahya berdiri di depan jamaah untuk menyampaikan pesan moral yang berharga. Namun, setelah bagian pertama khutbah, beliau terlihat tak berdaya dan tak lama kemudian terjatuh di atas mimbar.

Sekretaris Masjid, Harfan Jaya Sakti, menyebutkan bahwa Ustaz Yahya sempat melanjutkan khutbahnya hingga bagian kedua tapi tiba-tiba lemas dan terjatuh setelah menyampaikan beberapa kalimat.

Kejadian tersebut membuat suasana jemaah di saf terdepan penuh kepanikan, dengan banyak yang segera menghampiri untuk memberikan pertolongan. Situasi saat itu sangat emosional, menciptakan suasana haru di antara orang-orang yang hadir.

Upaya Penanganan dan Berita Duka

Setelah insiden tersebut, Ustaz Yahya dilarikan ke Klinik Bahagia Minasa Upa yang tidak jauh dari masjid. Sayangnya, saat sampai di klinik, kondisi beliau sudah kritis dan tidak sadarkan diri.

Cepatnya penyebaran kabar duka mengenai kepergian Ustaz Yahya membuat masyarakat sekitar berduka, terutama para jemaah yang hadir pada saat khutbah.

Meskipun salat Jumat dilanjutkan, keheningan menyelimuti masjid, menandakan rasa kehilangan yang mendalam yang dirasakan oleh semua jemaah.

Rencana Pemakaman dan Kenangan

Setelah pengumuman mengenakan kabar buat semua jemaah, rencana pemakaman Ustaz Yahya mulai dibahas. Beliau dipersiapkan untuk dimakamkan di Jakarta, lokasi yang sudah disepakati sebelumnya.

Ustaz Yahya dan istrinya, Sitti Mutmainnah, sebelumnya menginap di Hotel Prima usai memberikan khutbah di masjid lain. Kepergiannya menambah kesedihan di saat Idul Adha, ketika banyak orang bertekad ibadah dengan penuh semangat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
BERITA TERBARU