Kamis, 12 FEBRUARI 2026 • 14:41 WIB

Dampak Metode Seduh Kopi Terhadap Kolesterol LDL

Author

Dampak Metode Seduh Kopi Terhadap Kolesterol LDL

Kualitas kopi yang kita konsumsi tidak hanya ditentukan oleh jenis biji, tetapi juga oleh metode seduh yang digunakan. Riset terbaru menunjukkan bahwa teknik ini dapat mempengaruhi kadar kolesterol LDL di dalam darah.

Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025, Siap Tantang Alcaraz

Dengan Indonesia sebagai salah satu negara pecinta kopi, isu ini semakin dianggap serius. Penting bagi masyarakat untuk memahami bagaimana cara menyeduh kopi yang aman untuk kesehatan.

Manfaat Kopi bagi Kesehatan

Konsumsi kopi dalam jumlah moderat, yaitu sekitar tiga hingga lima cangkir per hari, memiliki berbagai manfaat kesehatan. Beberapa di antaranya adalah penurunan risiko kematian dini, diabetes, dan perlindungan terhadap penyakit jantung.

Kopi juga dikenal dapat menurunkan risiko kanker hati dan rahim. Minuman ini kaya akan lebih dari seribu senyawa bioaktif, dengan kafein yang terkenal karena efek stimulan dan rasa khasnya.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan Anggota Mulai 2025, Ini Tuntutan Masyarakat

Mekanisme Peningkatan Kolesterol LDL

Dalam studi terbaru, disebutkan bahwa senyawa lipid yang dikenal sebagai diterpen, seperti cafestol dan kahweol, dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL. Senyawa ini menghambat pembentukan asam empedu dari kolesterol di hati dan mengurangi jumlah reseptor LDL.

Sebuah penelitian menemukan bahwa konsumsi 10 mg cafestol per hari dapat berkontribusi pada peningkatan kolesterol total sekitar 5 mg/dL. Namun, efek negatif ini dapat hilang jika konsumsi dihentikan.

Pengaruh Metode Seduh terhadap Kandungan Diterpen

Kandungan diterpen dalam kopi beragam bergantung pada cara seduh yang digunakan. Misalnya, metode seduh kopi tubruk dan French Press menghasilkan kadar diterpen yang lebih tinggi, sedangkan espresso memiliki kadar moderat sekitar 1 mg cafestol per cangkir.

Di sisi lain, kopi instan dan metode filter kertas, seperti V60, berhasil menahan lebih dari 95% cafestol dan kahweol. Filter kertas lebih efektif dalam menjebak tetesan minyak dibandingkan dengan filter logam atau nilon yang kurang efisien.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengguncang Bursa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU