Musim hujan di Indonesia seringkali membuat suhu tubuh terasa dingin. Beruntung, beberapa bumbu dapur bisa menjadi solusi alami untuk menghangatkan badan.
Baca juga: Direktur Lokataru Ditangkap: Kontroversi Penghasutan dan Kebebasan Sipil
Dengan memanfaatkan bumbu tersebut, tidak hanya rasa masakan yang semakin kaya, namun kesehatan tubuh juga dapat terjaga dengan baik.
Jahe: Sang Rajanya Bumbu Penghangat
Jahe telah lama dikenal memiliki khasiat penghangat tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat meningkatkan sirkulasi darah sehingga tubuh terasa lebih hangat.
Jahe sering dijadikan bahan dalam berbagai masakan lokal, mulai dari wedang jahe hingga sop. Selain sebagai bumbu, jahe juga membantu meredakan gejala flu dan batuk, menjadikannya pilihan ideal saat cuaca dingin.
Kandungan gingerol dalam jahe berfungsi sebagai anti-inflamasi yang membantu tubuh melawan virus dan bakteri. Menambahkan jahe ke dalam diet harian sangatlah bijak untuk menjaga kesehatan saat cuaca tidak menentu.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Tembakan Gas Air Mata dan Provokasi di Depan Kampus
Kencur: Penyegar Alami dan Penghangat Tubuh
Kencur tidak hanya bumbu penting dalam masakan Jawa, tetapi juga memiliki sifat pemanas. Bumbu ini sering digunakan dalam ramuan jamu untuk meningkatkan stamina dan menghangatkan tubuh.
Rasa pedas dan aroma wangi dari kencur membuatnya cocok sebagai bahan tambahan dalam kuah soto dan masakan lainnya. Dengan mengonsumsinya, efek hangat bisa terasa dengan seketika.
Kencur juga memiliki zat aktif yang membantu meredakan masuk angin dan meningkatkan metabolisme. Hal ini menjadikannya pilihan tepat untuk mempertahankan kesehatan tubuh selama musim hujan.
Cabai: Tambahkan Pedas untuk Sensasi Hangat
Cabai merupakan bumbu utama dalam masakan Indonesia yang memberikan sensasi pedas yang menggugah selera. Lebih dari itu, cabai efektif dalam memberikan rasa hangat pada tubuh.
Senyawa capsaicin dalam cabai diketahui dapat meningkatkan suhu tubuh dan sirkulasi darah, yang membantu mempertahankan rasa hangat, terutama saat cuaca dingin.
Namun, penting untuk tidak mengonsumsi cabai secara berlebihan, khususnya bagi mereka yang memiliki masalah pencernaan. Menggunakan cabai dalam takaran yang wajar cukup untuk mendapatkan manfaat penghangatnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: